Makan Bakso, Balita Dua Tahun di Medan Sunggal Tewas dengan Tubuh Membiru

Ilustrasi. (medansatu.com/ist)

MEDANSATU.COM, Medan – Ini jadi pelajaran bagi orang tua mana pun agar berhati-hati saat memberikan makanan kepada balitanya.

Agar tak bernasib nahas seperti bocah dua tahun, Rocky Sunny Afif, bungsu dari tiga bersaudara anak pasangan Antoni Riku Mahu dan Susilawati, warga Jalan Gelatik, Kecamatan Medan Sunggal.

Bocah lucu ini tewas setelah tersedak bakso di tenggorokannya. Peristiwanya terjadi tadi malam sekira pukul 21.00 WIB sekira pukul 21.00 WIB. Siang ini, Sabtu (6/2/2016), setelah shalat Zuhur Rocky dimakamkan di perkuburan muslim Sei Sikambing setelah dishalatkan di Masjid At-Thoriyah.

Menurut kerabat korban, Udin, tadi malam orang tua bocah malang itu membeli bakso yang dijual tukang bakso keliling di dekat rumahnya. Rocky lalu diberi bakso dan dimakannya sendiri. Tiba-tiba makanan bulat tersebut tertelan sebelum sempat dikunyah.

Makanan berbentuk bola kecil itu menyangkut di tenggorokannya, sehingga Rocky kesulitan bernapas. Tak lama kemudian, wajahnya membiru dan kejang-kejang. Orang tuanya yang panik lalu melarikannya ke rumah sakit. Namun bocah itu meninggal dalam perjalanan.

“Mungkin bakso itu tersangkut di saluran pernapasannya, sehingga ia tak bisa bernapas. Nyawanya tak tertolong, Rocky meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit,” ujar Udin.

Orang tua dan keluarganya sangat terpukul atas peristiwa ini. Mereka tak menyangka bocah lucu itu meninggal dunia karena bakso yang dimakannya. “Biasanya tak apa-apa, dia bisa memamakannya. Mungkin sudah takdir,” kata keluarga korban lainnya.

Ini bukan kejadian pertama, sebelumnya kasus serupa pernah terjadi  di Batang, Jawa Tengah (Jateng). Seorang siswi kela 3 SD, Riska Mutiara Lestari (7), meninggal dunia setelah tersedak bakso kojek pada Desember 2015. Sebulan sebelumnya, bocah tiga tahun asal Kota Tegal, Jateng, juga tewas tersedak bakso.  (hendrix)

Loading...
loading...
Loading...