Komjen Budi Waseso: 30 Ton Sabu dari China Lolos Masuk ke Indonesia

Kepala BNN Komjen Budi Waseso. (medansatu.com/ist)

MEDANSATU.COM, Jakarta – Puluhan ton narkoba berhasil diselundupkan ke Indonesia. BNN saat ini tengah melacak di mana saja narkoba itu disimpan oleh jaringan penyelundup narkoba itu.

Informasi ini disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Budi Waseso, di RSPAD Gatot Subroto, Kamis (27/5/2016).

“Sebagai info, jumlah narkotika di negara kita yang sudah masuk (ada dalam jumlah) ton. Itu hasil penelusuran intelijen. Hanya keberadaannya masih kita cari,” ujarnya seperti dilansir detik.

Komjen Buwas mengatakan, pada tahun 2015 pihaknya beserta Polri berhasil mendapatkan 6 ton sabu. Jumlah itu dapat menyelamatkan 30 jiwa warga negara. Namun, ia menyebut, ada sebanyak 30 ton sabu yang berhasil lolos.

“Mereka (bandar narkoba) kerja sama dengan elemen masyarakat dan oknum. Barangnya keluar jika hanya ada pemesanan. Hal ini jadi ancaman kita ke depan yang luar biasa,” ujarnya.

Menurut Buwas, narkoba yang paling banyak beredar adalah sabu dan ekstasi. Ia mengakui, memang ada narkoba jenis baru tapi jumlahnya masih sedikit. Semua barang tersebut datang China.

“Nggak ada yang buatan dalam negeri, kecuali dikelola dan dirakit di sini. Semua produknya itu dari luar, termasuk sabu cair. Sabu cair itu nanti diolah (di sini) jadi kristal,” tambahnya. (msc/detik)

loading...
loading...
Loading...