Biadab! Tangan Diikat, Perampok Bunuh Nenek 73 Tahun di Langkat, Mayatnya Ditimbun…

Polisi memeriksa mayat Fatimah alias Etek (73) di kamarnya. (medansatu.com/mira)

MEDANSATU.COM, Langkat – Sadis! Nenek 73 tahun, Fatimah alias Etek tewas dibunuh perampok. Saat ditemukan, jasadnya ditimbun tumpukan pakaian dengan kondisi tangan terikat, Selasa (4/10/2016).

Peristiwa ini pun membuat geger warga Dusun Fajar, Desa Pematang Tengah, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut). Diduga kuat pelaku nekat membunuh, karena korban melakukan perlawanan.

Pembunuhan sadis ini terungkap pagi tadi sekira pukul 09.00 WIB. Saat itu tetangga korban, Siti (30), heran melihat lampu di teras rumah korban masih menyala. Meski tinggal sendiri, namun biasanya korban tak pernah lupa mematikan lampu.

Tak cuma itu, meski matahari sudah tinggi, pintu dan jendela rumah korban masih terbuka. “Saya curiga tidak seperti biasa rumah Nek Fatimah lampunya masih menyala, pintu rumah depan dan jendelanya juga masih tertutup,” ujar Siti kepada wartawan.

Kondisi rumah korban lalu diberitahukan Siti kepada keponakan korban, Jamilah (56). “Saya awalnya diberitahukan oleh tetangga saya (Siti) kemudian saya bersama Ismail (45) pergi untuk melihatnya. Karena pintu depan terkunci, kami memutar menuju pintu dapur,” ujar Jamilah.

Jamilah melanjutkan, dia bersama Ismail melihat pintu dapur telah terbuka sedikit, tidak terkunci. “Saat di pintu dapur, saya dan Ismail melihat pintu sedah merenggang. Kemudian kami masuk ke kamar mencari Etek (korban),” tambahnya.

Keduanya pun terkejut saat melihat kamar korban telah diacak-acak. Seluruh pakaian yang ada di lemari dikeluarkan dan ditumpuk jadi satu. Tapi korban tak terlihat di dalam kamar.

Karena makin curiga, Jamilah lalu menyisihkan tumpukan pakaian itu. Ia langsung shock berat saat melihat korban sudah tewas dalam kondisi tangan terikat di balik tumpukan pakaian tersebut.

Baca juga
Diiringi Lagu Gugur Bunga, Pemakaman Petugas Pajak Dilakukan Secara Militer. Ini Kata Gubernur...

“Saat saya masuk ke kamar, pakaian menggunung dan berserakan di lantai. Merasa curiga saya sisihkan kain itu, dan ternyata Etek (korban) ditutupi di bawah kain dengan posisi tangan diikat baju kaos. Kejam kali perampoknya, tega kali dia melakukan itu pada nenek saya. Polisi harus segera menangkap pelakunya,” ujar Jamilah sambil menangis.

Sementara pihak kepolisian masih sibuk melakukan penyelidikan untuk mencari motif pembunuhan dan juga mencari pelakunya. Saat dikonfirmasi wartawan, Kapolsek Tanjung Pura AKP P Adianto, memastikan korban tewas dibunuh. “Ya, nenek itu dibunuh. Kasusnya masih dalam penyelidikan,” jawabnya. (mira)

loading...
loading...
Loading...