Hebat! PT Inalum Jajaki Pengembangan Smelter di Kalimantan Utara

Chairuman Harahap, SS Sijabat (PT Inalum) bersama dengan Irianto Lambrie, Gubernur Kaltara, Sekda dan Perwakilan PT Kayan Hydro Energy. (rel/msc)

MEDANSATU.COM, Batu Bara – Menindaklanjuti arahan dan persetujuan dari Kementerian BUMN dan Perindustrian, serta potensi ketersediaan energi yang cukup besar dari sungai Kayan di Kalimantan Utara (Kaltara), PT Inalum (Persero) gerak cepat mengirim tim bertemu Gubernur Kaltara di Tanjung Selor.

Awal Oktober lalu, Tim dari Inalum didampingi pihak Gubernur Kaltara juga langsung meninjau rencana lokasi pengembangan smelter (pabrik peleburan) di Bulungan.

Untuk menjajaki peluang investasi tersebut, Tim Inalum yang dipimpin Chairuman Harahap (Komisaris) bersama dengan SS Sijabat (Direktur Operasi, Pengembangan & Bisnis), Dante Sinaga (Project Manager CFPP), Ivan Eko Yudho (Manager Konstruksi CFPP) dan Arfan Iqbal Hrp (Manager Umum & Keuangan CFPP) melakukan pertemuan langsung dengan Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie.

Pertemuan digelar di Gedung Dinas PU dan Tata Ruang, Tanjung Selor. Dalam pertemuan itu, gubernur Irianto Lambrie didampingi Sekda Drs H Badrun MSi, Kepala Bappeda Frederick Ellia Gunkang, dan sejumlah pimpinan SKPD, konsultan dan perwakilan PT Kayan Hydro Energi yang berencana untuk membangun 5 bendungan di sepanjang sungai Kayan dengan kapasitas terpasang 6.080 MW.

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Propinsi Kaltara mempresentasikan rencana Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional di Tanah Kuning, disusul dengan penjelasan tentang rencana pengembangan smelter oleh Inalum di Kaltara.

Dalam sambutannya Chairuman Harahap mengungkapkan, ia kaget juga di Kalimantan Utara ada potensi listrik yang luar biasa.

“Oleh karena itu kami bertemu dengan Gubernur untuk melihat kemungkinan-kemungkinan yang bisa kita sepakati. Keberadaan smelter tidak saja fokus pada produksi hulu, namun mencakup produksi hilir. Pasar dalam dan luar negeri tetap menjadi incaran,” katanya.

Loading...
Web Analytics