Paten! Inalum Akan Produksi 500 Ribu Ton Aluminium di Kalimantan Utara

Menteri BUMN Rini Soemarno bersama staff dan Dirut Inalum Winardi saat pertemuan di Kaltara. (rel/msc)

MEDANSATU.COM, Kaltara – Potensi energi listrik menjadi daya tarik PT Inalum (persero) untuk melakukan ekspansi bisnisnya di Kalimantan Utara (Kaltara).

Di antaranya dengan membangun smelter yang diprediksikan akan memproduksi 500 ribu–700 ribu ton aluminium, seperti siaran pers yang diterima redaksi medansatu.com, Kamis (3/11/2016).

Dirut Inalum Winardi saat tiba di Kaltara untuk jajaki investasi smelter baru di Tanjung Selor. (rel/msc)
Dirut Inalum Winardi saat tiba di Kaltara untuk jajaki investasi smelter baru di Tanjung Selor. (rel/msc)

Keseriusan Inalum untuk investasi di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan, Kaltara, semakin nyata, dengan hadirnya langsung Dirut PT Inalum, Winardi saat kunjungan kerja Menteri BUMN, Rini Soemarno di Tanjung Selor, 10 Oktober 2016 lalu.

Saat itu Menteri Rini didampingi pejabat teras Kementerian BUMN seperti Imam Apriyanto (Sekretaris Kementerian) dan beberapa Deputi Kementerian BUMN, Pontas Tambunan, Edwin Hidayat Abdullah dan Fadjar Harry Sampurno.

“Di sini ada potensi PLTA, Inalum akan berjalan dengan progress PLTA itu, Diperkirakan smelter akan beroperasi pada kisaran tahun 2023- 024, dikarenakan membangun PLTA juga butuh waktu lama, dan nanti listriknya kami yang beli,” kata Winardi.

Loading...