Ini Kondisi Terkini 3 Bocah Korban Bom Gereja Samarinda

Salah satu bocah korban bom gereja Samarinda. (foto: istimewa/facebook)

MEDANSATU.COM, Kaltim – Meninggalnya Intan Olivia Marbun (2,5), korban pelemparan bom molotov di halaman Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), masih jadi pembicaraan hangat publik di negeri ini. Lalu bagaimana kondisi 3 bocah lainnya yang juga menjadi korban aksi teror tersebut?

Hingga kini, Selasa (15/11/2016), ketiga bocah itu masih dirawat intensif di rumah sakit. Mereka masih berjuang melawan luka bakar yang dideritanya. Ketiganya adalah Triniti Hutahaian (3), Alvaro Aurelius Tristan Sinaga (4), dan Anita Kristobel Sihotang (2).

Diketahui, Alvaro dan Anita masih dirawat di RSUD Inche Abdoel Moeis, Samarinda. Sedangkan Triniti masih terbaring di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda. Kondisi Triniti masih kritis, meski telah membaik dibandung sebelumnya.

“Triniti sadar namun dalam pengawasan ketat. Kami terus melakukan perawatan, tidak bisa dijenguk, hanya keperluan perawatan yang boleh diizinkan. Orang tua juga diberikan jatah waktu terbatas. Semua demi kesembuhannya,” ujar Kepala Humas RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, dr Muhammad Febian Satrio, seperti dilansir jpnn.com.

Menurutnya, untuk pemantauan perkembangan perawatan, dia mengatakan ada baiknya perawatan ketiga bocah itu disatukan. “Dua pasien lainnya, Alvaro dan Anita sudah mendapat rekomendasi untuk dilakukan perawatan di rumah sakit kami. Karena ini kasus yang sama, maka ada baiknya perawatan disatukan, biar lebih mudah pemantauannya,” tambahnya.

Informasi lain menyebutkan, Alvaro dan Anita telah menjalani operasi di RSUD Inche Abdoel Moeis. Salah satu anggota keluarga Alvaro, Heber Arif Nando Sagala mengatakan, operasi dilakukan karena terjadi pembengkakan akibat luka bakar. “Dokter bilang tindakan ini harus segera dilakukan saat kondisi pasien mulai stabil,” sebutnya. (sumber: jpnn.com)

loading...
loading...
Loading...