Terlalu! Siswi SD Dicabuli Siswa SMP Hingga Pendarahan

Ilustrasi. (medansatu.com/ist)

MEDANSATU.COM, Medan – Ini pelajaran bagi semua orangtua untuk benar-benar mengawasi anak-anaknya, sehingga terhindar dari peristiwa pencabulan. Seperti yang dialami seorang siswi SD, Melati (7)-nama samaran, warga Percut Sei Tuan.

Informasi yang dihimpun wartawan, Kamis (29/12/2016), Melati jadi korban pencabulan seorang siswa SMP yang masih tetangganya. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ibu kandung korban, LS (28), ke Polsek Percut Sei Tuan, Jalan Letda Sujono, Medan.

Kasus ini terungkap saat ibu kandung korban melihat noda darah di celana dalam Melati. LS pun langsung bertanya, namun bocah itu tak mau buka mulut. Setelah dibujuk, Melati pun menceritakan yang sebenarnya.

“Waktu itu saya lihat ada darah di celana dalamnya, waktu anak saya ini bermain di halaman rumah sama teman-temannya. Waktu pertama saya tanya, gak dijawab, setelah dibujuk, baru dia cerita,” ujar LS di Mapolsek Percut Sei Tuan.

Kepada ibunya, Melati mengaku, alat kelaminnya berdarah akibat dicabuli tetangganya yang masih SMP berinisial AD, saat dia diajak bermain di dalam kamar pelaku.

Usai melakukan perbuatan tersebut, Melati disuruh AD untuk pulang ke rumah. Namun ia tak langsung pulang, tapi bermain bersama temannya yang lain di halaman rumah. “Katanya dilakukan AD di kamar rumahnya, kok tega kali, terpukul saya,” kata LS lagi.

Saat dikonfirmasu wartawan, penyidik PPA Polsek Percut Sei Tuan, Aiptu Lisnawati, membenarkan pihaknya menerima laporan pencabulan tersebut. “Masih dalam penyelidikan,” terangnya. (*/msc)

Loading...
Web Analytics