Israel Minta China Kirim 6.000 Pekerja Bangunan…

(ilustrasi/pekanews)

MEDANSATU.COM, China – Sebanyak 6.000 pekerja bangunan dari China dikirim ke Israel. Ini merupakan pengiriman tenaga kerja yang disepakati Pemerintah China dan Israel untuk mengatasi krisi pembangunan perumaha di negara Yahudi tersebut.

Informasi ini disampaikan Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri Israel seperti dilansir Press TV yang dilansir detik.com, Kamis (5/1/2016). Disebutkan, kesepakatan itu akan ditandatangani menteri kedua negara pada Februari mendatang.

Disebutkan, ribuan pekerja China itu akan berada di Israel selama waktu 6 bulan. Menteri Keuangan Israel Moshe Kahlon mengatakan, kedatangan para pekerja China tersebut akan meningkatkan upaya untuk menyelesaikan krisis perumahan.

“Para pekerja China tersebut akan mengurangi waktu pembangunan, dan menurunkan harga-harga demi kepentingan publik,” tambah Menteri Perumahan dan Pembangunan Israel Uri Ariel.

Sekitar 9 ribu pekerja bangunan asing saat ini dipekerjakan oleh rezim Israel. Mayoritas dari mereka berasal dari negara-negara Eropa Timur.

Pengumuman kesepakatan China-Israel ini disampaikan kurang dari sepekan setelah PBB mengumumkan, bahwa kampanye penghancuran rumah-rumah warga Palestina dan bangunan-bangunan di wilayah Tepi Barat dan Yerusalem timur oleh Israel, telah mencapai level yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Penghancuran rumah-rumah warga Palestina tersebut biasanya dimaksudkan untuk menyediakan tanah bagi pembangunan permukiman Yahudi. (sumber: detik.com)

Loading...