Dor!…Mahasiswa Roboh Ditembak Usai Todong Polisi

(ilustrasi/istimewa)

MEDANSATU.COM, Sumsel – Dor!… Seorang mahasiswa terpaksa ditembak karena menodongkan pistol saat akan ditangkap polisi.

Diketahui mahasiswa nekat itu bernama Boby Anggara Putra (19), warga Desa Srinanti Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Ia diuber polisi karena memiliki senjata api (senpi) rakitan. Namun saat akan diamankan, Boby melakukan perlawanan dan menodongkan pistolnya kepada polisi. Tak mau konyol, petugas lalu melakukan tindakan tegas dan terukur.

Polisi langsung melumpuhkannya dengan menembak kaki mahasiswa itu. Ia lalu digelandang ke Mapolda Sumatera Selatan (Sumsel).

Kepada wartawan, Direskrimum Polda Sumsel Kombes Prasetijo Utomo mengatakan, Boby dilumpuhkan polisi dari Subdit III Jatanras. “Penangkapan berawal dari infomasi yang disampaikan masyarakat,” katanya, Senin (9/1/2017).

Menurutnya, Boby ditangkap pihaknya pada Minggu (8/1/2017) di tempat kos tersangka, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Silaberanti, Jakabaring, Kota Palembang.

“Saat akan ditangkap, tersangka melakukan perlawanan. Tersangka menodongkan senjata api rakitannya kepada petugas, langsung diambil tindakan tegas,” terangnya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti pistol rakitan jenis revolver lengkap dengan tiga amunisinya. “Kasusnya masih dikembangkan,” tandasnya. (sumber: detik.com/merdeka.com)

Loading...