OTT PNS TRTB Medan, Polisi Dalami Keterlibatan Perusahaan Advertising…

Kapolsek Delitua AKP Wira Prayatna. (foto: istimewa)

MEDANSATU.COM, Medan – PNS Dinas Tata Ruang Tata Bangunan (TRTB) Medan, RG, yang tertangkap tangan mencuri puluhan ton besi milik negara di Taman Cadika Medan dan 6 pekerja advertising diboyong ke Polsek Delitua, Selasa dini hari tadi (10/1/2017).

“Kita bawa ke komando untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara barang bukti (dua truk crane yang mengangkut puluhan ton besi) kita titipkan di bengkel,” kata Kapolsek Delitua AKP Wira Prayatna SIK kepada medansatu.com.

Saat ditanya soal keterlibatan salah satu perusahaan advertising sebagaimana pengakuan 6 pekerja itu, AKP Wira mengatakan, pengakuan tersebut akan didalami pihaknya karena pemeriksaan masih berlangsung. “Nanti didalami, kalau ada mengarah ke sana akan kita panggil,” jelasnya.

Di tempat yang sama Kadis TRTB Medan Sampurno Pohan mengatakan, ia hanya menangkap dan menyerahkan anggotanya, RG, yang menjabat sebagai Komandan Patroli Pengawasan Reklame tersebut.

“Saya hanya memengamankan dan melaporkan anggota saya, kalau ada pihak lain yang terlibat, itu kewenangan polisi untuk menyelidiki dan mengembangkannya. Yang jelas, besi-besi ini hasil penertiban reklame ilegal adalah aset negara, belum juga dilelang juga sudah dicuri,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kadis TRTB Medan Sampurno Pohan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) anak buahnya sendiri yang melakukan pencurian puluhan ton besi yang disimpan di Taman Cadika Medan, Senin malam (9/1/2016).

Sampurno sempat mengamuk kepada anggotanya tersebut karena namanya ‘dijual’ untuk meloloskan besi dari Taman Cadika Medan yang dijaga oleh petugas Satpol PP. “Jangankan saya, Pak Walikota pun tidak bisa mengeluarkan besi ini sembarangan. Ini aset negara,” tegasnya. (hendrix)

loading...
loading...
Loading...