Terbangun, Gadis Ini Terkejut Tubuhnya Tanpa Sehelai Benang. Lalu…

Ilustrasi. (medansatu.com/ist)

MEDANSATU.COM, Siantar – Bejat! Seorang dukun cabul diduga menghipnotis seorang gadis, lalu mencabulinya. Setelah puas menyalurkan nafsu setannya, sang dukun meninggalkan gadis tanpa sehelai benang hingga keesokan harinya.

Peristiwa pahit ini menimpa V (22), pekerja salah satu rumah makan di Jalan SM Raja, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara (Sumut). Kasus ini rencananya secara resmi dilaporkan korban dan keluarganya hari ini, Selasa (10/1/2017), ke Polres Siantar.

Saat mendatangi Mapolres Siantar, Senin (9/1/2017), V mengaku dicabuli seorang dukun berinisial A (55) pada Senin (2/1/2017). Saat itu ia sendirian di rumah makan tempatnya berkerja, karena bosnya sedang liburan tahun baru bersama keluarganya.

Kemudian ia didatangi A yang selama ini sudah dikenalnya, karena tinggal tak jauh dari rumah makan tempatnya berkerja. A lalu mengajak ngobrol. Diduga dihipnotis, tiba-tiba saja V mengaku pingsan, tak sadarkan diri.

Keesokan harinya, Selasa (3/1/2017), V tersadar dari pingsannya. Ia pun terkejut karena saat itu tak ada sehelai benang pun yang melekat di tubuhnya. Saat bosnya pulang, kejadian itu pun diceritakannya.

V lalu pulang ke rumah dan menceritakan peristiwa itu kepada orang tuanya di Serbelawan, Kabupaten Simalungun. Orangtua V lalu membuat laporan ke Polsek Serbelawan, namun karena peristiwanya di Siantar, V dan orangtuanya diarahkan membuat laporan ke Polres Siantar.

Saat dikonfirmasi wartawan, Kasat Reskrim AKP J Arnold Simanjuntak melalui Kanit PPA Aiptu Malon Siagian Senin malam sekira pukul 19.20 WI, membenarkan kedatangan korban dan orangtuanya untuk melaporkan kasus dugaan hipnotis dan percabulan tersebut.

Namun, kata Malon, pengaduan itu baru akan diterima secara resmi pada Selasa (10/1/2017). Menurutnya, kedatangan korban dan keluarganya masih sebatas diskusi. “Selasa besok (hari ini) korban datang membuat laporan secara resmi, tadi masih diskusi bersama keluarga korban dan ketua RT,” terangnya. (m24jc)

loading...
loading...