Braakkk! Tabrakan Beruntun di Jalinsum Rantauprapat-Kota Pinang. Segini Korban Tewas…

(medansatu.com/habibi)

MEDANSATU.COM, Labuhanbatu – Braakkk!…Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Rantauprapat-Kotapinang KM 317-318, Selasa pagi (10/1/2017).

Akibat peristiwa itu, Boy Tulus Nababan (30), warga Pematang Siantar, salah seorang sopir truk expedisi tewas di tempat, sementara 3 korban lainnya luka-luka. Kasus lakalantas ini telah ditangani Kanit Laka Polres Labuhanbatu.

Informasi yang dihimpun medansatu.com menyebutkan, korban tewas setelah bagian depan mobil box yang dikemudikannya Nopol BK 8504 CR ringsek menabrak bagian belakang truk Colt Diesel Nopol BK 9283 YL yang sedang terparkir di pinggir jalan.

Kecelakaan maut ini berawal saat mobil box yang dikendarai korban Boy Tulus Nababan bersama kernetnya Tony Purba melaju kencang dari arah Medan menuju Pekanbaru, Riau.

Saat tiba di lokasi, diduga Boy tidak melihat truk Colt Diesel Nopol BK 9283 YL yang dikemudikan oleh Samsul (45), sedang parkir di pinggir jalan. “Braakkk!”, mobil box yang dikemudikan Boy langsung menghantam bagian belakang truk tersebut hingga ringsek.

“Mungkin karena mengantuk, sehingga dia (korban tewas) tidak melihat kendaraan yang ada di depannya” ujar Kasat Lantas Polres Labuhanbatu AKP Mulizaldi melalui Kanit Laka Ipda Ilham Lubis SH.

Ipda Ilham mengatakan, tak lama setelah tabrakan pertama, tiba-tiba dari arah bersamaan datang truk Colt Diesel Nopol BK 8344 CW yang dikemudikan Sugiono. Truk tersebut langsung menabrak bagian belakang mobil box yang disopir Boy.

Kecelakaan terus berlanjut, truk Colt Diesel Nopol BK 8344 CW lalu oleng ke kanan dan kembali menabrak mobil box L 300 Nopol BM 9963 TF yang dikemudikan Arahman yang datang dari arah berlawanan. Lalu truk tersebut hilang kendali dan terbalik.

Petugas yang mendapat informasi kecelakaan maut tersebut langsung datang ke lokasi dan melakukan evakuasi korban. “Korban luka dilarikan ke RSUD Kotapinang, sedangkan jasad korban tewas sudah dievakuasi dan akan dijemput keluarganya,” terangnya. (habibi)

loading...
loading...