Ini Cara Bijak Kanit Sabhara Polsek Medan Area Tangani Keributan Warga…

Iptu K Butar-butar dan Bripka Panggabean bersama dengan warga saat melakukan perbaikan selokan. (jh siahaan/medansatu.com)

MEDANSATU.COM, Medan – Kanit Sabhara Polsek Medan Area, Iptu K Butar-butar, dan anggotanya, Bripka Panggabean, segera bertindak cepat menengahi keributan warga Jalan AR Hakim, Gang Pendidikan, Lorong Setia Budi, Kecamatan Medan Area, Selasa (10/01/2017).

Informasi yang berhasil diperoleh medansatu.com, keributan tersebut dipicu antara warga yang tak terima dengan penimbunan jalan dan perbaikan yang dinilai mengakibatkan genanangan air saat hujan turun.

Ny Panjaitan Boru Hutahaean setuju dengan penimbunan tersebut agar tidak terjadi banjir saat hujan tiba. Namun, keluarga Sinaga tak terima dan terjadi keributan di antara keduanya.

Warga sekitar yang menyaksikan tersebut mencoba melerai, tapi keributan tetap berlanjut. Kepala Lingkungan (Kepling), Robert Sianipar pun turun tangan melerai keributan agar penimbunan dilakukan dan selokan pun diperbaiki.

Namun upaya kepling justru mendapatkan perlawanan dari pihak keluarga Sinaga yang mencoba melerai dan menyelesaikan permasalahan tersebut. Robert Sianipar, pria yang akrab disapa Pak Kepling tersebut turut menjadi bahan marahan keluarga Sinaga.

Tak kunjung selesai, personel Polsek Medan Area yang menerima informasi keributan tersebut pun turun ke lokasi dan keributan berhasil diredam. Personel kepolisian Polsek Medan Area pun turun tangan langsung memperbaiki selokan dan melakukan penimbunan.

“Saya melerai justru saya juga hampir dipukul calon menantunya itu. Saya hanya menasehati karena selaku kepala lingkungan saya memberikan pandangan agar tidak ada keributan,” kata Robert Sianipar.

Kanit Sabhara Polsek Medan Area, Iptu Kristop Butar-butar yang didampingi Babinkamtibmas Kelurahan Pasar Merah Timur, Bripka Panggabean langsung ikut dan turun tangan bersama masyarakat melakukan gotong-royong untuk memperbaiki selokan air (paret) dan melakukan penimbunan.

“Kita turun langsung dan melakukan penimbunan serta perbaikan selokan. Dengan begitu tidak akan ada lagi keributan dan diharapkan semua warga damai karena damai itu indah,” pungkasnya. (jh siahaan)

loading...
loading...