Tembak Mati 9 Jemaat Gereja, Pria Ini Divonis Mati. Tak Menyesal Pula…

Dylann Roof. (foto: NBC News)

MEDANSATU.COM, AS – Pelaku penembakan di Gereja Charleston divonis mati. Dia disebut otoritas hukum South Carolina terbukti bersalah menembak mati 9 jemaat gereja.

Pelaku diketahui bernama Dylann Roof, dengan membabibuta ia melepaskan tembakan kepada jemaat gereja Afro-Amerika bersejarah di Amerika Serikat (AS). Akibat perbuatannya, 9 jemaat tewas di tempat.

“Ia tidak merasa bersalah atas pembunuhan yang dilakukan. Tidak bertobat dan tidak menyesal,” kata jaksa South Carolina, Jay Richardson, seperti dilansir AFP, Rabu (11/1/2017).

Disebutkanya, Dylann Roof hanya menyesal saat mengetahui ibunya menderita serangan jantung pada persidangan. “Dia menyesal atas apa yang terjadi pada orang tuanya. Dia hanya mengasihani dirinya sendiri karena telah kehilangan kebebasan untuk menonton film dan menyetir mobil,” katanya.

Diketahui, penembakan brutal tersebut terjadi Gereja Emanuel AME pada Rabu malam (17/7/2015). Kepolisian setempat telah menyatakan insiden ini sebagai kejahatan karena kebencian.

Gereja Emanuel AME merupakan salah satu gereja terbesar dan tertua bagi warga kulit hitam di wilayah tersebut. Gereja yang selesai dibangun pada tahun 1891 itu dianggap sebagai gedung yang sangat bersejarah.

Penembakan bermotif rasis ini mengingatkan pada pengeboman di gereja Afrika-Amerika di Birmingham, Alabama, yang menewaskan empat anak perempuan pada tahun 1960-an silam. (sumber: AFP/NBC News/detik.com)

loading...
loading...
Loading...