Diajak ke Gubuk, Ditodong Pisau, 2 Bocah 12 Tahun Dicabuli Hingga Pendarahan…

ilustrasi pencabulan (medansatu.com/ist)

MEDANSATU.COM, Medan – Petugas Polsek Percut Sei Tuan mengamankan pelaku dugaan pencabulan, Hd (32), karena diduga mencabuli dua bocah sekaligus, Mawar (12) dan Melati-keduanya nama samaran-warga Jalan Tambak Bayan, Percut Sei Tuan.

Informasi yang dihimpun wartawan, Rabu (11/1/2017) menyebutkan, terduga pelaku yang berkerja sebagai petugas sekuriti melakukan perbuatan tersebut di sebuah gubuk yang ada di tengah sawah pada Senin petang (9/1/2017).

Kasus ini terungkap setelah ibu salah satu korban melihat celana dalam putrinya berdarah. Ia mengira putrinya sudah mengalami haid (menstruasi) pertama. Namun saat ditanyai, korban malah menangis. Saat diinterogasi, korban lalu menceritakan peristiwa pahit yang baru saja dialaminya.

Ibu korban pun mengamuk. Ia langsung melabrak Hd yang masih hitungan tetangga. Warga yang mengetahui peristiwa tersebut, ikut mengamankan Hd. Namun saat ditanyai warga, pria tersebut tak mengakui perbuatannya. Tapi setelah dipertemukan dengan kedua korban, Hd akhirnya tak bisa berkutik.

Warga lalu melaporkan kasus tersebut kepada petugas Polsek Percut Sei Tuan. Tak lama petugas datang dan memboyongnya ke mapolsek. Pjs Kapolsek Percut, Kompol Boy Situmorang SiK membenarkan Hd telah diamankan. “Pelaku sudah kita amankan dan korban masih kita periksa secara intensif,” ujarnya.

Pencabulan itu berawal saat Hd menemui kedua korban yang sedang bermain di halaman. Ia lalu mengajak keduanya ke gubuk ke tengah sawah, dengan iming-iming akan memberikan uang. Namun begitu sampai di gubuk, kedua bocah itu malah ditodong pisau.

Di bawah ancaman pisau, pakaian kedua korban pun dilucuti lalu digilir satu per satu. “Anakku diajak ke gubuk sama pelaku, lalu diancam pakai pisau. Kata anakku terus diperk0sa,” kata ibu korban.

Baca juga
Geger! Mahasiswi Cantik Asal Nias Ratnawati Gea Ditemukan Tewas di Asrama...

Sementara pelaku Hd mengaku nekat melakukan hal tersebut karena ‘terujung’ setelah menonton film ‘gituan’. “Aku gak tahan bang, khilaf aku,” ujar pelaku. (m24jc)

loading...
Loading...