Tersangka Penadah Curanmor Ditangkap Polres Taput di Sibolga

Tersangka Freddy Marbun (kiri) saat diperiksa di Mapolres Taput. (bisnur sitompul/medansatu.com)

MEDANSATU.COM, Tarutung – Polres Tapanuli Utara (Taput) berhasil menangkap penadah sepeda motor curian dari sindikat curanmor antar kabupaten. Tersangka dan barang bukti diamankan berdasarkan hasil koordinasi dengan Polres Sibolga.

Informasi yang dihimpun medansatu.com, Jumat (24/3/2017) menyebutkan, tersangka yang ditangkap di Kota Sibolga itu bernama Freddy Marbun (26), warga Desa Sipea-pea, Kecamatan Sorkam Barat, kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), yang bekerja di salah satu hotel di Sibolga.

Penangkapan pelaku itu berkat kerjasama dan informasi pihak Polres Taput kepada Polres Sibolga. Di mana pada 18 Juli 2016 lalu, Polres Taput menerima laporan atas hilangnya satu unit sepeda motor jenis Yamaha Vixion milik Hanri Sitompul, warga Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Taput.

Kapolres Taput AKBP Dudus Harley Davidson SIk, melalui Kasubbag Humas Aiptu W Baringbing SH, kepada medansatu.com mengatakan, setelah pihak Polsek Pahae Julu mendapat laporan tersebut, lalu melaporkan ke Polres Taput dan Polres Taput menindaklanjuti dengan menginformasikan ke jajaran Polres se-Sumut.

Dari informasi yang dikembangkan oleh Polres Sibolga, akhirnya Sat Reskrim Polres Sibolga menemukan barang bukti sepeda motor yang yang hilang dari Taput itu sedang dipakai oleh pelaku Freddy Marbun dan akhirnya diberitahukan ke Sat Reskrim Polres Taput.

Polres Taput telah menjemput pelaku dari Polres Sibolga beserta dengan barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Vixion tanpa nomor polisi.

Setelah pelaku dan barang bukti diamankan dari Sibolga, petugas langsung memeriksa nomor mesin dan nomor rangka sepeda motor yang hilang dari Pahae Julu tersebut dan ternyata identitas nomor mesin dan nomor rangka sama.

“Saat ini tersangka telah kita amankan untuk penyelidikan lebih lanjut. Kita juga masih memburu pelaku pencurinya,” ujar Aiptu W Baringbing SH. (bisnur sitompul)