Selama 4 Hari, Gadis Kecil di Sumsel Dicabuli di Gubuk Kebun Karet…

(foto: Humas Polres Muara Enim/tribratanews)

MEDANSATU.COM, Sumsel – Astaga! Seorang pemuda 22 tahun mencabuli gadis belia berusia 13 tahun selama 4 hari di sebuh gubuk di tengah kebun karet. Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Lubay, Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel).

Pelakunya berinsial S (22), warga Desa Gunung Meraksa, Ogan Komering Ulu (OKU). Sementara korban berinisial R (13), warga Kecamatan Lubay, Kabupaten Muara Enim. Gadis kecil yang cuma tamatan SD itu terpikat rayuan S karena pemuda itu mengaku PNS dan punya kebun karet seluas 2 hektar.

Setelah korban terpikat, S lalu mengajaknya melihat kebun karet yang sebenarnya milik orang lain. R pun makin klepek-klepek saat melihat kebun karet yang dikiranya milik sang pacar. Makanya ia mau saja saat diajak menginap di gubuk yang ada di kebun tersebut.

Tak tanggung-tanggung, pelaku mengajak korban menginap selama 4 hari 4 malam di gubuk itu. Selama berada di gubuk itu, pelaku mengaku belasan kali ‘gituan’ dengan gadis di bawah umur tersebut.

Beberapa hari kemudian, korban merasa tertipu. Karena pelaku ternyata cuma seorang pengangguran yang sama sekali tak punya kebun karet. Ia lalu menceritakan kepada orangtuanya, lalu kasusnya dilaporkan ke Polsek Lubuk Batang.

Saat diperiksa, korban mengaku pasrah saat ‘digitukan’ pelaku karena mengaku cinta. Makanya saat itu ia rela menyerahkan kehormatannya dan berkali-kali dijamah pelaku.

Kapolsek Lubuk Batang AKP Samsu Rizal mengatakan, tersangka akhirnya berhasil dibekuk. “Tersangka kami tangkap saat melintas di kebun jalan cor beton, Desa Kurup. Dari tangannnya kita sita sehelai kemeja putih seragam sebuah instansi sipil TNI yang digunakan saat merayu korban,” katanya seperti dilansir tribratanews, Jumat (16/6/2017).

AKP Samsu menjelaskan, pihaknya juga mengamankan pakaian korban yang dikenakan saat kejadian sebagai barang bukti. “Tersangka dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak No. 35 Tahun 2014 Pasal 81 dan 83,” tandasnya. (sumber: Humas Polda Sumsel/Polres Muara Enim)