Inalum Lakukan Commisioning Produk Turunan Aluminium: Billet dan Alloy

(foto: istimewa)

MEDANSATU.COM, Medan – PT Inalum (Persero) terus menunjukkan komitmennya membangun negeri. Hal ini ditunjukkan dari berbagai proyek pengembangan yang terus dilaksanakan dan dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) serta Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah disalurkan.

Seluruh proyek menunjukkan progres positif dan dana PKBL dan CSR yang telah disalurkan tahun 2016 meningkat Rp23 miliar atau lebih besar 184 % dari tahun 2015.

Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Inalum, Winardi saat buka puasa bersama dengan wartawan, kemarin. “Saat ini Inalum sedang melakukan commisioning produk turunan aluminium berupa billet dan alloy, uji coba proyek optimalisasi dan upgrading tungku peleburan.”

“Finalisasi studi kelayakan untuk pengembangan smelter baru, ekspansi pelabuhan, pabrik wire rod, proyek smelter grade alumina refinery di Mempawah serta pembangunan proyek PLTI 2×350 MW dan seluruhnya menunjukkan progres positif,” kata Winardi.

Lebih lanjut untuk mencapai target produksi 1 juta ton aluminium tahun 2025, Inalum juga berencana melakukan ekspansi pengembangan klaster aluminium di provinsi Kalimantan Utara, tepatnya di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning.

Untuk merealisasikannya Inalum bersama pemerintah provinsi Kalimantan Utara telah menandatangani Nota Kesepahaman perihal persiapan proyek tersebut pada 6 Juni lalu.

Lebih lanjut menurut Winardi, pada tahun buku 2016 lalu, Inalum telah membutuhkan laba bersih sekitar USD 60 Juta. Keuntungan yang melebihi target ini diikuti dengan peningkatan kontribusi perusahaan terhadap kemajuan dan kemaslahatan masyarakat sekitar.

Loading...