96 TKI Ilegal Asal Malaysia Ditangkap di Perairan Asahan, Padahal Ingin Lebaran di Kampung…

(ilustrasi/dok/medansatu.com/habibi)

MEDANSATU.COM, Medan – Pulang ke tanah air untuk merayakan hari raya (lebaran) Idul Fitri 1438 H bersama keluarga, 96 orang TKI Ilegal asal Malaysia diamankan TNI AL di perairan Sei Silau, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut).

Informasi yang diterima dari Pangkalan Utama TNL AL I (Lantamal 1) Belawan menyebutkan, para TKI ilegal tersebut diamankan Pada Sabtu tanggal 17 Juni 2017 oleh tim WFQR I Lanal TBA (Tanjung Balai-Asahan).

Kadispen Lantamal I Belawan, Mayor Sahala mengatakan, awalnya personel melaksanakan patroli keamanan laut terbatas. Lalu mereka melihat sebuah kapal motor (KM) yang sedang berlayar di perairan Sei Silau yang mengarah ke Bagan Batak.

Setelah merapat ke kapal yang belakangan diketahui bernama KM Rezeki, personel TNI AL lalu melakukan pemeriksaan dan menemukan penumpang TKI ilegal berjumlah 96 orang yang terdiri atas 73 laki-laki, 20 perempuan dan 3 orang balita.

“Setelah diamankan, seluruh TKI ilegal dan ABK kapal dibawa menuju Mako Lanal TBA untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Mayor Sahala, Senin (19/6/2017).

Pihak Lantamal 1 juga mengamankan nahkoda kapal yang berinisial MS (46) dan dua ABK kapal yakni SP (37) dan YF (35). Ketiga orang tersebut adalah warga Kota Tanjungbalai.

“Hasil pemeriksaan terhadap kapal tidak ditemukan barang terlarang. Selanjutnya untuk TKI ilegal akan diserahkan ke Imigrasi Tanjung Balai. Sedangkan untuk nahkoda kapal akan diproses oleh Lanal TBA dan dikenakan UU No. 17 tahun 2008 tentang Pelayaran Pasal 323 dengan ancaman maksimal 5 tahun,” pungkas Mayor Sahala. (suheri)

loading...
Loading...