Polsek Delitua Tangkap 3 Pelaku Sindikat Penipuan Modus Perampokan…

Kompol Wira Prayatna saat memaparkan para tersangka. (medansatu.com/suheri)

MEDANSATU.COM, Medan – Tiga pelaku sindikat penipuan dengan modus laporan palsu perampokan ditangkap petugas Polsek Delitua.

Kepada wartawan, Senin (17/7/2017), Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna mengatakan, awalnya Rabu 12 April 2017 sekira pukul 21.00 WIB, petugas Polsek Delitua mendapat informasi bahwa ada seorang laki-laki bernama Ali Usman Bafai (40), warga Jalan Permai Gang Mesjid, Kecamatan Medan Perjuangan, telah menjadi korban perampokan di Jalan Petunia Raya, Kelurahan Namo Gajah, Medan.

Saat itu Ali Usman ditemukan di semak-semak dalam kondisi tangan terikat tali ke belakang dan mulut dilakban. Mendengar informasi tersebut, petugas pun bergegas ke tempat kejadian perkara (TKP).

Sesampainya di lokasi, petugas menemukan Ali Usman sebagaimana yang diinformasikan. Saat diperiksa, Ali Usman menerangkan ia dirampok oleh 2 orang laki-laki dan seorang perempuan yang menyamar sebagai penumpang taksi Grab yang dikemudikannya.

Ali mengaku mobil miliknya, Honda Mobilio Nopol BK 1183 BH warna putih dan handphonenya diambil para pelaku. Mendengar keterangan Ali, petugas melakukan penyelidikan terhadap laporan korban.

Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas mulai curiga dengan kondisi Ali pada saat dirampok, di mana tidak ada tanda-tanda kekerasan yang diterima Ali. Saat diinterogasi ulang, Ali pun mengakui perbuatannya bahwa peristiwa perampokan yang dialaminya hanya rekayasa.

loading...
Loading...