Dor!… Pantat Ditembak Polisi, Bandar Sabu Siborong-borong Roboh, Ini Penjelasan Kapolres Taput

Kapolres Taput AKBP DR Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat SSi MSi bersama Kasat Res Narkoba AKP H Pardosi saat menginterogasi tersangka (kiri), barang bukti (kanan). (bisnur sitompul/medansatu.com)

MEDANSATU.COM, Taput – Dor! Bandar sabu di Kecamatan Siborong-borong roboh ditembak petugas Sat Res Narkoba Polres Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut), Jumat (11/8/2017).

Informsi yang dihimpun medansatu.com, bandar sabu yang ditembak itu bernama Ahmad alias Rahmad Jawa (21). Penembakan tersangka dilakukan petugas berkat pengembangan tersangka pengedar narkoba lainnya yang lebih dulu ditangkap.

Kapolres Taput AKBP DR Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat SSi MSi didampingi Kasat Res Narkoba AKP H Pardosi dan KBO Ipda Arifin Purba kepada medansatu.com mengatakan, bandar sabu ini ditangkap di Simpang Dusun Silalahi, Desa Pohan Tonga, Kecamatan Siborong-borong, tepatnya di sebuah pos satpam.

Tersangka ditangkap karena sebelumnya telah mendapat informasi dari masyarakat bahwa ia merupakan bandar besar narkoba di Siborong-borong.

“Tersangka terpaksa kita tembak di bagian pantat sebelah kiri karena berusaha melawan petugas dan berusaha melarikan diri. Saat ini tersangka sedang dirawat di RSUD Tarutung untuk mengeluarkan peluru dan dijaga 4 petugas,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, saat diperiksa tersangka mengaku mengedarkan sabu di sejumlah kafe atau tempat hiburan di Kecamatan Siborong-borong. “Barang bukti yang berhasil diamankan yakni, 10 paket kecil sabu, 1 paket sedang sabu, timbangan elektrik, 1 botol bong (alat isap sabu), 1 pipet kecil dan 1 buah HP,” tandasnya. (bisnur sitompul)

Loading...
Web Analytics