Dua Balita Kakak Beradik Tewas Dicekik di Pangaribuan Taput, Kasusnya Dibuka Lagi…

(ilustrasi/ist)

MEDANSATU.COM, Taput – Dua balita dibunuh dengan sadis di Dusun Sormin, Desa Rahut Bosi, Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut).

Kakak beradik itu tewas dengan leher dicekik. Kedua korban bernama Rafika boru Sormin (5) dan adiknya, Lidia boru Sormin (2,5). Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 28 November 2009 silam. Hingga kini kasus pembunuhan tersebut belum terungkap.

Mendengar kasus tersebut, Kapolres Taput AKBP Dr Jonius Taripar Hutabarat SSi MSi, bersama anggotanya, Senin (25/9/2017), mengunjungi keluarga korban, dan menyatakan kasus tersebut dibuka kembali. Kapolres juga memerintahkan untuk dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kembali.

Sekadar mengingatkan, jasad kedua bocah ditemukan dengan posisi berbaring sejajar dengan pakaian lengkap di area perladangan, tepat di belakang rumah milik kakeknya atau sekitar 60 meter dari rumah orangtua mereka.

Kedua balita itu merupakan putri ke-3 dan ke-4 dari pasangan suami istri (pasutri), Tunggul Sormin dan Lamsihar boru Sinaga.

Informasi diperoleh medansatu.com di Mapolres Taput, Selasa (26/9/2017) menyebutkan, kasus itu diusut kembali dan saat ini beberapa saksi sedang diperiksa di Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Taput. (bisnur sitompul)

Loading...
Web Analytics