Mobil Ambulan Dihalangi, Pasien dari Rantauprapat Meninggal di Jalan

(foto: instagram/@escorting_ambulance-medan)

MEDANSATU.COM, Medan – Karena mobil ambulan tak diberi jalan, pasien wafat di tengah jalan saat menuju RSUPH Adam Malik, Medan. Peristiwa ini diposting akun Instagram @escorting_ambulance_medan, Senin (9/10/2017).

Postingan itu langsung viral dan mengundang simpati netizen, Rabu (11/10/2017): “INILAH KALAU DARI WARGA YANG TIDAK ADA KESADARAN UNTUK MEMPRIORITASKAN MOBIL AMBULANCE..PASIEN YANG KAMI KAWAL TELAH BERPULANG KE RUMAH KHALIK..BUAT KELUARGA DI TINGGALKAN DI BERI KETABAHAN..PERCAYALAH PASIEN SUDAH SEHAT DAN TIDAK MERASAKAN KESAKITAN LAGI. Belajarlah untuk peduli terhadap ambulance,” demikian tulisan dalam caption foto tersebut.

Kesedihan keluarga korban. (foto: instagram/@escorting_ambulance-medan)

Pasien tersebut menurut anggota escort_ambulance_medan, Steven Willy Andry, berasal dari Kota Rantauprapat, Sumatera Utara (Sumut). Karena kondisinya kritis, pasien dibawa ke RSUP H Adam Malik menggunakan mobil ambulan BK 1180 YU.

“Padahal sirene sudah berbunyi dari kejauhan. Kencang. Namun mobil-mobil tetap di jalur mereka. Dari kami, tim escort menggunakan sepeda motor, berusaha membukakan jalan, tetap ditutup,” ucap Steven seperti dilansir kompas.com.

Ketika perjalanan sudah sekitar 45 menit, sopir ambulan memberi tanda untuk mencari rumah sakit terdekat karena pasien sudah kritis. Setelah tiba di rumah sakit terdekat, pasien tersebut menghembuskan nafas terakhir. (*/instagram)

Loading...
Web Analytics