Cinta Diputus Cewek Sergai, Cowok Tebing Tinggi Malah Menista Agama

DAB (baju merah) saat konferensi pers di Mapolres Tebing Tinggi. (foto: istimewa)

MEDANSATU.COM, Medan – Kenal di Facebook, lalu pacaran, tak sampai sebulan putus di tengah jalan. Bukannya cari pacar lagi, si cowok malah menista agama. Sudah pasti masuk pejaralah…

Kisah asmara berujung penjara ini terjadi di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut). Tak terima cintanya diputus VN (14), DAB (18) lalu membajak akun Facebook mantan pacarnya itu.

Melalui akun Facebook VN, DAB lalu memposting kalimat SARA (Suku Agama Ras dan Antargolongan) yang menistakan salah satu agama. Informasi yang dihimpun medansatu.com, Rabu (18/10/2017), kasusnya telah ditangani Polres Tebing Tinggi.

Kasus SARA ini muncul ke permukaan setelah pemilik akun Adalah Muhammad Syahri Ramadhan Damanik (28), marah dengan postingan bernada penistaan agama tersebut. Warga Jalan Kebun, Lingkungan I, Kelurahan Tanjung Marulak Hilir, Kecamatan Rambutan, Tebing Tinggi, itu lalu melaporkannya ke Polres Tebing Tinggi pada Sabtu (14/10/2017).

Petugas segera melakukan penyelidikan. VN yang tinggal di Dusun Kampung Tempel, Desa Paya Pinang, Kecamatan Tebing Syahbandar, dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan. Kepada petugas, VN membantah telah melakukan penistaan agama melalui akun Facebooknya.

Namun akhirnya titik terang terungkap setelah polisi mendengar kisah asmara VN dengan DAB. Petugas pun memanggil warga Jalan Sisingamangaraja, Gang Rukun 2, Kelurahan Bandar Sono, Kecamatan Padang Hulu, pada Minggu (15/10/2017).

Kepada penyidik, DAB tak bisa mengelak. Ia mengaku membajak akun Facebook VN dan menyebarkan kalimat penistaan agama karena sakit hati cintanya diputuskan.

Motif DAB ini dibenarkan Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi AKP MT Sagala, saat konferensi pers. “Dia (DAB) sakit hati, dan berharap VN kena hujat dan ditangkap polisi. Kasu

“Makanya aku buat kata-kata penghinaan agama melaui facebook miliknya, ya supaya dia kena hujat dan ditangkap polisi. Polisi akan memanggil ahli IT untuk kasus ini,” terangnya. (*/msc)

Web Analytics