Nakuti Polisi, 2 Pria Rantauprapat Ngaku Anggota ISIS. Habislah…

Kedua terduga ISIS Labuhanbatu. (medansatu.com/habibi)

MEDANSATU.COM, Labuhanbatu – Dua orang terduga pendukung ISIS ditangkap petugas Polres Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut). Satu warga Rantauprapat, Labuhanbatu, dan satunya lagi warga Pekanbaru, Riau.

Kedua orang itu ditangkap di oleh petugas Sat Lantas Polres Labuhanbatu yang sedang menggelar razia di depan Pos Lantas, Sigambal, Rantauprapat. Informasi yang dihimpun medansatu.com, Sabtu (21/10/2017), setelah diperiksa mereka langsung diboyong ke Mapolda Sumut, Medan.

Penangkapan berawal saat petugas menggelar razia kendaraan bermotor di depan Pos Polisi Lantas, Sigambal. Kemudian seorang pengendara sepeda motor tanpa plat, Afrian Kasmali (28), dihentikan petugas, Bripka Reza Lubis.

Bripka Reza kemudian menanyakan kelengkapan surat-surat kendaraan. Namun pria yang tinggal di Jalan Sultan Alamuddinsyah, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau, itu tidak dapat menunjukannya.

Dia mengatakan, sepeda motor tersebut pinjaman dari temannya, Ferdiansya Gustian (27), warga Jalan Perdamean, Kelurahan Perdamean, Kecamatan Rantau Selatan, Rantauprapat, Labuhanbatu. Afrian lalu menelepon Gustian untuk datang.

Tak lama kemudian, Gustian muncul. Pria yang kesehariannya berkerja sebagai tukang duplikat kunci itu langsung marah-marah. Bahkan, ia mencoba menakuti polisi dengan mengaku sebagai anggota ISIS kepada Bripka Reza.

Mendengar pengakuan Gustian, Bripka Reza dan petugas lainnya langsung mengamankan keduanya, dan diserahkan Unit Intelkam Polres Labuhanbatu. Saat diperiksa petugas, Gustian mengaku pendukung ISIS. Ia mengaku mengagumi ISIS sejak tahun 2014.

Loading...
Web Analytics