Estafet dari Aceh Demi Utang Keluarga, 2 Pemuda Ditangkap di Medan…

Kedua tersangka di Mapolda Sumut. (medansatu.com/mira)

MEDANSATU.COM, Medan – Estafet dari Aceh ke Bukit Tinggi, Sumatera Barat (Sumbar), demi lunasi utang keluarga, dua pemuda ditangkap Polda Sumut saat sampai di Pool Bus ALS, Jalan SM Raja, Medan.

Informasi yang dihimpun medansatu.com, Sabtu (21/10/2017) menyebutkan, kedua pemuda yang sial tersebut adalah Fajri Bin Abakal (18) dan Abdullah (20), keduanya warga Jalan Masjid Pelimbang, Desa TP Panah, Dusun Poteumeurehom, Kecamatan Palimbang, Bireuen, Aceh Utara.

Dari tangan keduanya diamankan barang bukti 48 Kg ganja. Saat diperiksa, keduanya mengaku berstatus pelajar dan mahasiswa ini diamankan saat berada di depan loket Bus ALS.

“Kedua pelaku sudah ketakutan membawa ganja dari Aceh Utara. Karena ketakutan, keduanya berangkat menaiki transportasi jenis L300 dari Langsa untuk selanjutnya ke Pangkalan Brandan, Langkat,” kata Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Faisal Napitupulu.

Dari pengakuan kedua pelaku, ganja kering 48 Kg yang disimpan dalam 2 koper merah ini akan diedarkan di Bukit Tinggi, Sumbar, dengan dibiayai uang transportasi senilai Rp 2 juta.

“Dikarenakan bus menuju Bukit Tinggi tidak ada, maka kedua pelaku singgah ke loket Bus ALS. Di situlah kita amankan kedua pelaku dan mengamankan barang bukti 48 Kg ganja dalam 2 koper,” kata Faisal.

Loading...
Web Analytics