Setelah 5 Kali ‘Dipingpong’, Akhirnya Berkas Tersangka Alkes Taput P-21 di Kejati Sumut

(ilustrasi/foto: beritasatu)

MEDANSATU.COM, Medan – Setelah 5 kali ‘dipingpong’ atau P-19 (tak lengkap), akhirnya berkas tersangka kasus dugaan mark-up pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) Kedokteran dan Keluarga Berencana (KB) Rumah Sakit Umum (RSU) Swadana, Tarutung, Tapanuli Utara (Taput), tahun 2012 diterima dan dinyatakan lengkap (P-21) oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut.

Berkas yang dinyatakan P-21 ini untuk tersangka HS, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Sementara untuk berkas 3 tersangka lainnya, SH, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), RMS, Ketua Panitia dan Wilson JPS Ritonga, Sekretaris Panitia, masih P-19.

Informasi ini dibenarkan Kasubdit III/Tipikor Ditresktimsus Polda Sumut, AKBP Putu Yudha Putra ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (9/11/2017).
“Benar, masing-masing berkas perkara terjadi 5 kali P-19. Penyidik terus melakukan perbaikan-perbaikan untuk melengkapi berkas perkara. Berkas perkara untuk salah satu tersangka dinyatakan P-21 pada tanggal 10 Oktober 2017 lalu, sementara untuk berkas perkara tersangka lainnya masih dalam penelitian jaksa penuntut umum (JPU),” terangnya.

Saat ditanya jumlah kerugian negara dalam kasus itu, mantan Kasubdit IV/Renakta Ditreskrimum Polda Sumut ini menyebutkan, berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut, kerugian negara sebesar Rp 1.257.709.650 atau Rp 1,2 miliar.

“Kasus ini dilaporkan tahun 2015 lalu, dan setelah serangkaian pemeriksaan ditemukan kerugian negara. Saksi-saksi yang dimintai keterangan, dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, Administrasi Negara dan BPKP,” tuturnya.

Dia menjelaskan, dalam kasus itu ditemukan perbuatan melawan hukum, antara lain tidak menyusun harga penghitungan sementara (HPS) sesuai ketentuan/tidak melalukan survei harga, hanya dibuat berdasarkan brosur sehingga terjadi kemahalan harga, seharusnya peserta lelang tidak ada yang dimenangkan (lelang batal). (mira)

Web Analytics