Oalah… Pria Malaysia Ini Ditangkap di Karimun Karena Isi Celana Dalamnya

YWT saat dipaparkan ke wartawan. (batamnews/medansatu)

MEDANSATU.COM, Karimun – Nekat! Warga negara (WN) Malaysia ini ditangkap polisi karena isi di celana dalamnya. Hemmm…

Informasi yang dihimpun wartawan, Selasa (14/11/2017) menyebutkan, WN Malaysia berinisial YWT (38) itu ditangkap petugas saat liburan ke Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).

Ia ditangkap saat diperiksa petugas di Pelabuhan Internasional Karimun. Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP B Tanjungbalai Karimun, langsung mengamankannya.

Saat diperiksa, di celana dalam YWT ditemukan bungkusan berisi daun ganja kering. Pria tersebut baru saja menyeberang dari Pelabuhan Kukup Malaysia, menggunakan kapal Feri MV Tuah I.

Petugas curiga dengan gerak-gerik pria tersebut saat turun kapal. Kemudian melakukan pemeriksaan. Baik pemeriksaan luar maupun dalam.

“Saat melakukan pemeriksaan terhadap YWT, kita menemukan sebuah bungkusan plastik di dalam celana dalamnya seberat 2,63 gram,” ujar Kasubsi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Doni, saat gelar ekpose di media centre KPPBC, seperti dilansir batamnews.co.id (grup medansatu.com) hari ini.

Pria itu mengaku membeli ganja itu di Malaysia. Ia menggunakannya untuk konsumsi pribadi. “Jadi, dia ini pecandu berat dan telah menggunakan ganja selama 15 tahun. Kasus sudah kita limpahkan kepada Satres Narkoba Polres Karimun,” kata Doni.

YWT mengaku datang ke Karimun untuk berlibur. “Baru pertama kali saya ke Karimun, sedangkan untuk ke Indonesia sudah dua kali. Saya tidak mengetahui ada ganja di dalam tas, ketika barang itu saya ketahui ada di tas saya binggung apakah mau membuang atau tetap menyimpan di dalam tas, jadi saya ambil keputusan untuk memasukkan di dalam celana dalam saya,” ucap YWT dari balik sebo hitam yang menutupi kepalanya.

Dia mengatakan, dia ke Indonesia bersama teman-temannya yang berjumlah 5 orang. Teman-temannya tidak menggunakan barang-barang tersebut dan saat ini telah kembali ke Malaysia.

Baca juga
A Pui, Bayi Malang Berusia 2 Bulan Dijual ke Singapura Rp 60 Juta

Atas perbuatannya, YWT dijerat Pasal 102 e UU No. 17 tahun 2006 tentang perubahan UU No. 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan. (edo)

Loading...
Web Analytics