Bobol Grosir Ratusan Juta Rupiah, Garong Ditembak Polisi di Sidimpuan

Tersangka saat dirawat usai dipelor petugas. (foto: istimewa)

MEDANSATU.COM, Sidimpuan – Saddam Husein Pulungan (25) langsung terkapar ketika peluru menembus kakinya. Petugas Sat Reskrim Polres Padang Sidimpuan-Polda Sumut-terpaksa mengambil tindakan tegas karena tersangka kasus garong itu melawan dan mencoba kabur saat akan ditangkap, Senin (14/11/2017).

Saddam ditangkap di tempat persembunyiannya, Desa Purwodadi, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua. Penangapan pria ini berdasarkan laporan korbannya, Untung Tarigan, sesuai laporan No. LP 436/X/2017/SU/PSP. Dalam laporannya, toko grosir milik korban yang ada di Pasar Inpres Padangmatinggi dibobol maling.

Akibat aksi pencurian tersebut, seluruh barang dagangan korban yang bernilai ratusan juta rupiah ludes plus uang tunai Rp 40 juta digondol maling. Polisi langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan usai menerima laporan korban.

Hasilnya, Saddam Husein dan komplotannya pun terendus sebagai pelakunya. Pelaku pun ditangkap saat berada di Desa Purwodadi. Namun saat akan ditangkap, Saddam melakukan perlawanan. Polisi pun akhirnya melakukan tindakan tegas dan terukur.

Tembakan peringatan petugas ke udara tak dihiraukannya, akhirnya tindakan tegas dan terukur pun dilakukan. Tersangka tak berkutik setelah kaki kirinya ditembak petugas. “Tersangka langsung diboyong untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kasat Reskrim Polresta Padang Sidimpuan, AKP Zul Efendi, kepada wartawan.

Sejumlah barang bukti diamankan dari tangan tersangka, di antaranya 106 botol minuman energi, dan 126 kaleng susu. Saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap rekan tersangkan.

“Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal di atas 5 tahun penjara,” tandasnya. (*/acan)

 

Loading...
Web Analytics