Info Oknum yang Tawarkan Undangan Resepsi Bobby-Kahiyang Ditelusuri

Undangan resepsi Bobbi-Kahiyang. (foto: istimewa)

MEDANSATU.COM, Medan – Oknum yang mencari keuntungan dengan menawarkan undangan resepsi Ngunduh Mantu Presiden Jokowi di Medan, masih ditelusuri Kodam I Bukit Barisan. Masyarakat diminta tidak mudah percaya dengan tawaran yang belum tentu kebenarannya tersebut.

Seperti dilansir merdeka.com, Kamis (23/11/2017), Asintel Kodam I Bukit Barisan Kolonel Maulana Ridwan mengaku baru mendapat informasi, mengenai adanya pihak yang menjual undangan dalam salah satu grup WhatsApp wartawan. Pihaknya masih menelusuri kabar itu.

Maulana berharap masyarakat segera melapor jika mengetahui jika ada penawaran itu. “Saya mohon bantuannya. Kalau ada pihak yang menjual dan memberikan informasi ada yang menjual undangan, tolong diinformasikan kepada kami. Bila perlu tangkap dia, berikan kepada saya,” katanya.

Masyarakat pun diimbau tidak terpengaruh dengan pihak yang menawarkan undangan ngunduh mantu Bobby-Kahiyang. Terlebih setiap undangan telah diberi kertas dengan barcode khusus. Barcode untuk kartu hadir itu akan diperiksa saat masuk ke lokasi resepsi. “Jangan sampai mencoba mencari keuntungan. Kami akan tindak tegas,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, kabar penjualan undangan Bobby-Kahiyang ini muncul di dalam percakapan grup WhatsApp. Seseorang mengaku memiliki dua undangan dan menawarkannya dengan harga Rp 400 ribu per undangan.

Dalam acara ngunduh mantu Bobby-Kahiyang, pihak keluarga menyebar 2.500 undangan untuk pesta adat pada 24-25 November. Untuk acara resepsi umum pada 26 November juga disebar 2.500 undangan. (sumber: merdeka.com)

Loading...
Web Analytics