Terjadi di Taput! Ngaku Dapat Proyek, Pinjam Uang ke Teman, Ternyata…

Bukti kwitansi korban penipuan. (bisnur Sitompul/medansatu.com)

MEDANSATU.COM, Taput – Diduga melakukan penipuan dan penggelapan, JN (50), warga Jalan Makmur, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut), dilaporkan ke Polres Taput.

Informasi diperoleh medansatu.com di Polres Taput, terlapor dilaporkan Hulman Gultom (62), warga Desa Batunadua, Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Taput. Pelapor kesal karena uang yang dipinjam terlapor tak kunjung dibayar.

Kepada polisi, Hulman Gultom menjelaskan, pada Rabu (5/4/2017) sekira pukul 14.00 WIB, JN berkunjung ke rumahnya untuk meminjam uang sebesar Rp 19 juta. Kepada pelapor, PN mengatakan uang tersebut untuk keperluan proyek jalan raya yang berada di Kecamatan Pangaribuan.

Awalnya Hulman menolak permintaan JN, namun ia terus membujuk hingga akhirnya JN menunjukkan bukti surat dalam bentuk fotokopi pekerjaan dari proyek APBD Taput TA 2017-2018 yang akan dilaksanakan di Kecamatan Pangaribuan.

JN juga menjelaskan, lanjut Hulman Gultom, bahwa ia merupakan orang dekat pejabat di Taput untuk mengerjakan proyek tersebut. Namun untuk mendapatkan proyek, ia terlebih dahulu harus membayarkan atau menyetor uang fee sebesar 10 persen dari nilai proyek yang dipilih.

“Dari ucapannya tersebut, saya jadi merasa yakin dan percaya padanya dan juga saya ketahui dia dekat dengan pejabat di Taput, hingga saya mau memberikan uang Rp 19 juta dengan kwitansi bermaterai Rp 6.000,” jelas Hulman Gultom.

Saat itu juga, lanjut Hulman Gultom, ia memberikan uang tersebut dengan perjanjian bahwa JN akan mengembalikan uang tersebut pada tanggal (25/6/2017) secara tunai. Namun hingga saat ini dia tidak pernah mengembalikan uang pinjamannya, walau telah empat kali menagih ke rumah JN di Siborongborong.

“Saya kesal dan jengkel padanya karena sudah beberapa kali menagihnya namun alasannya tidak jelas hingga saya melapor ke sini,” ucapnya kepada petugas.

Baca juga
Ini Penjelasan Lion Air Group Terkait Tabrakan Lion Air dan Wings Air di Kualanamu...

Kapolres Taput AKBP Dr Jonius Taripar P Hutabarat SSi MSi melalui Kasubbag Humas Aiptu W Baringbing SH kepada medansatu.com, Jumat (15/12/2017) mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan.

“Iya, saat ini kita masih memintai keterangan dari korban dan juga saksi-saksi. Kita juga akan memanggil JN selaku yang dilaporkan untuk diperiksa di Polres Taput,” ujar Aiptu W Baringbing SH. (bisnur sitompul)

Loading...
Web Analytics