Bertahun-tahun, Ibu di Mandailing Natal Ini Setiap Hari Gendong Putrinya ke Sekolah…

Aisyah digendong ibunya ke sekolah di Desa Hubargot Nauli, Kecamatan Hubargot, Madina. (foto: ist/okezone)

MEDANSATU.COM, Madina – Inilah perjuangan seorang ibu demi pendidikan putri kecilnya yang lumpuh. Setiap hari sejak bertahun-tahun lalu, ia menggendong putrinya, antar jemput ke sekolah. Bukti ‘Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu’.

Nur Aisyah yang duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar Desa Hubargot Nauli, Kecamatan Hubargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut). Setiap hari ia digendong ibu untuk berangkat dan pulang sekolah.

“Kaki Ibu adalah Sebagai Pengganti Kakimu.” Itulah ungkapan kasih sayang yang terlontar dari Suryaidah terhadap putrinya yang kini yatim dan menderita lumpuh layu semenjak berumur 6 tahun.

“Aisyah mengalami kelumpuhan di bagian kaki setelah jatuh dari tangga di waktu beberapa tahun yang lalu,” ujar Suryaidah seperti dikutip dari okezone.com, Rabu (10/1/2017).

Keadaan inilah yang membuat Aisyah tergantung kepada ibunya kemana pun ia pergi. Namun semangat siswi kelas tiga ini tak pernah pudar untuk menuntut ilmu. Suryaidah juga menuturkan, saat masih kecil, kondisi fisik Aisyah seperti anak-anak lainnya.

Melihat putrinya mengeluh lemas, Suryaidah melakukan berbagai usaha untuk menyembuhkan Aisyah. Ia berusaha mencari dokter dan pengobatan alternatif untuk kesembuhan putrinya dengan uang yang ada disimpannya.

Tidak sedikit uang yang dikeluarkan untuk kesembuhan si buah hati. Malang bagi Aisyah, karena tak kunjung sembuh hingga akhirnya kabar Aisyah dinyatakan lumpuh.

Namun, kasih sayangnya kepada sang anak tidak luntur. “Saya harap Aisyah sembuh dan hanya kepada allah SWT saya berdoa agar memberikan kesembuhan kepada anak saya,” ujarnya sambil menghapus air mata di pipinya.

(sumber: okezone.com)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...