Mirip Sinetron, Ini Pengakuan Lengkap Pasangan Muda Pembuang Bayi di Batam…

Ice dan Doni di Mapolresta Barelang. (foto: medansatu/batamnews)

Mereka membuang bayinya dengan alasan terpaksa, karena takut ketahuan punya anak di luar nikah. “Karena takut sama orang tua,” ujar Ice lagi. Selama ini, kata Ice, orangtuanya, maupun orangtua pacarnya, Doni, tidak tahu ia hamil. “Orangtua tidak tahu (hamil),” ucap Ice dengan wajah tertunduk.

Ice masih terlihat lemah setelah sehari melahirkan. Keduanya mengaku orangtua mereka berada di kampung halaman di daerah Sumatera Barat. Ia pun belum mendapat perawatan medis setelah diamankan polisi.

Ice Rosnawati melahirkan seorang diri di kamar kosnya di Perumahan Puskopkar, Batuaji, Batam, pada Senin 8 Januari 2018, sekitar pukul 03.00 WIB. Ia sudah merasakan kontraksi ingin melahirkan pada pukul 10.00 WIB. “Melahirkan sendiri, karena dia (Doni) tidak bisa masuk rumah,” imbuhnya.

Dengan penuh kenekatan, karena dibayangi rasa bersalah dan takut, Ice kemudian memaksakan diri mengeluarkan bayi layaknya orang melahirkan. Ketuban pecah, darah berceceran, sang bayi tak berdosa itu pun lahir ke dunia.

Saking paniknya, Ice kemudian memotong tali pusar bayi dengan cara ekstrem. Tali pusar itu ia tarik dengan kedua tangan hingga putus.

Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengungkapkan bayi yang dibuang di Perumahan Villa Paradise, Batuaji, Batam, merupakan hasil hubungan gelap. “Bayi tersebut hasil hubungan gelap,” ujar Kombes Hengki. (edo)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...