Kantor Gubernur Banjir Papan Bunga Tengku Erry, Dicky: “PATEN dizalimi dan dimutilasi…

Seorang relawan PATEN, Dicky Zulkarnaen. (medansatu.com/medan)

MEDANSATU.COM, Medan – Papan bunga dukungan untuk Tengku Erry Nuradi yang gagal ikut Pilgub Sumut 2018 membanjiri halaman Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegor, Medan, Kamis (11/1/2018).

Papan bunga itu berasal dari simpatisan dan relawan yang kecewa karena Gubernur Sumut itu gagal jadi calon petahana pada Pilkada Serentak, Juni 2018 mendatang. Padahal sebelumnya, Ketua DPW Partai NasDem Sumut itu telah didukung partainya sendiri, Partai Golkar, dan dua partai lainnya.

Namun di detik-detik terakhir masa pendaftaran, satu per satu partai pendukung PATEN (Pak Tengku Erry Nuradi) pindah ke ‘lain hati’, dan mendukung pasangan lainnya, termasuk partainya sendiri, Partai NasDem.

Pantauan medansatu.com, papan bunga yang membanjiri halaman Kantor Gubernur hingga meluber ke sisi kanan-kiri Jalan Pangeran Diponegoro tersebut, diantaranya berbunyi: “Tetap Semangat Patenku, Kami Tetap Bersamamu”, “We Love U Patenku, Kami Bersamamu”.

“Yang pesan papan bunga ini banyak. Satu papan bunga satu orang. Hampir 40 papan bunga yang kami kirim, semua pesanan warga. Papan bunga pesanan ini kami kirim mulai tadi malam,” kata seorang pengusaha papan bunga kepada medansatu.com, Ridwan.

Di tempat yang sama, seorang relawan PATEN, Dicky Zulkarnaen mengaku prihatin dengan peristiwa yang menimpa Tengku Erry. Dia mengatakan, Tengku Erry merupakan korban penzaliman. “Paten telah dimutilasi oleh okum-oknum agar gagal ikut Pilgub Sumut,” ujarnya.

Dicky mengatakan, papan bunga yang dikirim para relawan dan simpatisan merupakan bentuk keprihatinan terhadap kondisi yang dialami Tengku Erry.

“Ini sebagi bentuk keprihatinan terhadap PATEN yang gagal ikut dalam Pilkada Gubernur mendatang. Padahal dia gubernur yang memiliki kinerja baik. Paten dizalimi dan di mutilasi. Semoga paten tetap semangat dan terus memajukan Sumut,” tandasnya. (angga)

Web Analytics