Tok! Andi Lala ‘Si Jagal Medan’ Menangis Divonis Mati…

Andi Lala dan dua terdakwa lainnya tertunduk saat mendengarkan vonis hakim. (medansatu/ist)

MEDANSATU.COM, Medan – ‘Si Jagal Medan’ Andi Lala alias Andi Matalata, pelaku pembunuhan satu keluarga di Jalan Mangaan, Medan, dan pembunuhan pria sel!ngkuhan istrinya, divonis mati majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (12/1/2018).

Vonis mati ini sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kadlan Sinaga pada persidangan sebelumnya. Majelis hakim yang diketuai Dominggus Silaban menyatakan Andi Lala terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana yang menewaskan 5 orang sekeluarga. “Menghukum terdakwa Andi Lala dengan pidana mati,” ujar hakim dalam persidangan yang digelar di Ruang Cakra VI PN Medan.

Sementara dua terdakwa lainnya yang membantu Andi Lala dalam pembantaian sadis itu, Andi Syahputra dan Roni Anggoro, masing-masing dijatuhi vonis 20 tahun penjara. Ketiga terdakwa dinilai majelis hakim terbukti melanggar sebagaimana yang diatur Pasal 340 KUHP.

Sebelum menjatuhkan vonis mati, majelis hakim dalam pertimbangan hukumnya menyatakan, Andi Lala terbukti sebagai dalang atau otak pelaku pembunuhan yang menewaskan Riyanto, istrinya Ariyani, dan dua anaknya Naya dan Gilang, juga mertuanya, Sumarni.

Ketiga terdakwa terlihat hanya tertunduk pasrah usai mendengarkan vonis hakim. Usai sidang saat digiring ke sel tahanan sementara PN Medan, Andi Lala pun dikerumuni wartawan. Namun tak satupun pertanyaan yang dijawabnya. Ia hanya terlihat shock berat, bahkan air matanya sempat keluar.

Pada sidang pekan lalu, istri Andi Lala, Reni Safitri, divonis majelis hakim PN Medan dengan hukuman 9 tahun. Ia terbukti membantu Andi Lala membunuh Suherwan alias Kakek, di rumahnya di Lubuk Pakam, Deli Serdang. (suheri)

Loading...
Web Analytics