Duh! Janda Itu Pilih Mati dengan Cara yang Salah…

Ilustrasi. (medansatu.com/ist)

MEDANSATU.COM, Deli Serdang – Tak mau mati pelan-pelan, janda anak satu itu pilih mati cepat. Mirisnya, ia memilih cara mati yang salah dan tak diridhoi yang Kuasa.

Janda berinsial E Beru B (45), warga Kecamatan Birubiru, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), itu ditemukan tewas tergantung menggunakan kain sarung di kamar rumahnya, Sabtu (13/1/2018).

Diduga ia nekat gantung diri karena depresi divonis positif mengidap HIV/AIDS. Kejadian itu langsung membuat heboh warga setempat yang langsung memadati lokasi.

Warga setempat mengatakan, tiga hari lalu melakukan cek kesehatan di salah satu rumah sakit. Itu dilakukannya karena penyakitnya tak kunjung sembuh. Awalnya kepada tetangganya, korban menduga menderita penyakit tipus. “Saat cek darah ke rumah sakit, ternyata positif HIV/AIDS,” ujar seorang tetangganya.

Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang menyerang kekebalan tubuh. Dan, hingga saat ini belum bisa disembuhkan. Biasanya, penderita akan mengalami penurunan kesehatan, sehingga penyakit lain sulit disembuhkan juga, dan kebanyakan korban meninggal dunia beberapa waktu kemudian.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya yang hendak memberinya makan. Ia pun terkejut saat masuk ke rumah, dan melihat jasad kakaknya telah tewas tergantung. Warga setempat pun berdatangan ke lokasi saat adik korban menjerit.

Petugas Polsek Birubiru-Polres Deli Serdang yang menerima informasi langsung datang ke lokasi. Jasad korban pun diturunkan dan dilakukan pemeriksaan.

Dalam waktu sekejap, ratusan warga langsung mengerumuni lokasi. Tak lama berselang, petugas kepolisian dari Polsek Birubiru tiba di lokasi. Namun keluarga korban menolak dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan.

“Korban diduga kuat meninggal dunia karena bunuh diri. Di tubuhnya tak ditemukan bekas-bekas penganiayaan. Dan, kondisinya sama dengan ciri-ciri orang yang gantung diri,” kata Kanit Reskrim Polsek Biruburu, Iptu Hendrik Ginting, saat dikonfirmasi wartawan. (acan)

Loading...
loading...
Loading...