6,2 Kg Sabu dan 27 Ribu Pil Ekstasi dari Batam Gagal ke Palembang…

Kapolresta Barelang Kombes Hengki dan Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Agung Gima memperlihatkan tersangka dan barang bukti (medansatu/batamnews)

MEDANSATU.COM, Batam – Petugas Sat Narkoba Polresta Barelang, Kepri, mengamankan kurir narkoba dengan barang bukti 27.296 butir pil ekstasi dan 6,2 Kg sabu dalam sebuah penangkapan di sekitar Pulau Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam.

Dalam penangkapan tersebut, seorang kurir berhasil ditangkap, yakni SB, warga Belakang Padang, Kota Batam. Sebanyak 27.297 butir pil ekstasi itu dikemas menggunakan aluminium foil dengan jumlah 8 paket.

Sedangkan sabu-sabu seberat 6,2 Kg dikemas dengan menggunakan kemasan teh hijau China dengan merek Guanyingwang sebanyak 6 bungkus.

Pengkungkapan narkoba ini disampaikan Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki, dalam konferensi pers di Mapolresta Barelang, Senin (12/2/2018).

“Modusnya dari kurir ke kurir, pelaku membawa BB (barang bukti) itu ke laut menggunakan kapal boat. Sebelum bertransaksi, pelaku berhasil diamankan personel Satres Narkoba,” katanya.

Saat diperiksa, lanjut Kombes Hengki, pelaku mengaku sudah kali beraksi. Rencananya narkoba dalam jumlah besar itu nakan dibawa ke Palembang. “Pelaku BB rencana akan bawa ke Palembang, dia diupah Rp 40 juta sekali ngantar,” ujarnya.

Sementara barang haram itu berasal dari sindikat narkoba internasional Malaysia. SB menerima narkotika itu dari AL asal Malaysia, yang saat ini menjadi DPO.

“Narkotika tersebut rencananya akan diserahkan kepada AB, yang saat ini masih DPO (daftar pencarian orang) di Pelabuhan Tanjung Siapi-api, Palembang,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 112 ayat 2 UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman kurungan seumur hidup, atau sekurang-kurangnya lima tahun penjara dan paling lama 20 tahun penjara.

“Barang bukti narkoba ini, nantinya juga akan kita musnahkan dalam waktu dekat. Biar tidak disalahgunakan,” tandasnya. (yud)

Loading...
loading...
Loading...