Ini Cara Mengatasi Penis Kecil Secara Medis…

Loading...
(ilustrasi/foto: liputan6)

MEDANSATU.COM, Medan – Ini cara mengatasi mikropenis atau penis kecil secara medis. Ukuran genital itu akan semakin mudah ditangani jika dilakukan sejak dini. Penanganan lambat dapat menimbulkan efek kesehatan jangka panjang.

Ketika masih dalam kandungan, sebenarnya pertumbuhan penis berlangsung normal saat trimester pertama embrio. Namun, pertumbuhan tersebut mengalami kegagalan selama trimester kedua dan ketiga.

Saat lahir, kondisi mikropenis ditandai dengan ukuran genital yang tidak lebih dari 0,75 inci (1,9 cm) ketika diregangkan. Normalnya, bayi baru lahir memiliki panjang penis antara 1,1 hingga 1,6 inci, setara 2,8 hingga 4,2 cm.

Keliling penis berkisar antara 0,35 sampai 0,5 inci atau 0,9 sampai 1,3 cm. Pengukuran ini dilakukan dari ujung ke pangkal penis dengan peregangan lembut.

“Saat umur enam bulan panjang minimalnya 3 cm dan akan terus bertambah sesuai umur,” papar Dr dr Aman Bhakti Pulungan, Sp A (K), FAAP, dokter spesialis anak konsultan endokrin, metabolik, dan diabetes anak RSPI seperti dilansir uzone.id, Selasa (27/2/2018).

Sebanyak 0,6 persen anak-anak di dunia terkena kondisi mikropenis. Namun, data pasti di Indonesia tak tersedia karena mikropenis masih dianggap sebagai hal tabu. Karena kepercayaan tersebut, kondisi individu dengan mikropenis sering disembunyikan.
Ujungnya malah diobati dengan cara salah. Padahal, jika cepat dideteksi, kondisi ini bisa diatasi dengan terapi hormon. Kondisi mikropenis yang tidak disertai kelainan bawaan lain dapat diberi suntikan testosteron tiap 3-4 minggu sebanyak empat kali.
Umumnya, dengan terapi ini, ukuran penis akan bertambah secara normal. Sebab, umumnya gangguan hormonlah yang menjadi penyumbang utama kondisi mikropenis.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...