Sreeet!… Tukang Sedot WC Terseret, Badannya Remuk dan Patah-patah, ‘Innalillah!’

Loading...
Jasad korban di RS Trianda, Perbaungan. (medansatu.com/one)

MEDANSATU.COM, Sergai – Braakkk… Sreeettt! Tukang sedot WC tumpat tewas mengenaskan. Ia sempat terseret beberapa meter. Badannya remuk dan patah-patah.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Tebing Tinggi Km 45-46, tepatnya di Simpang Tanjung Buluh, Desa Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut).

Informasi yang dihimpun medansatu.com, Senin (12/3/2018) menyebutkan, korban bernama Ramlan (33), Ladang Lama Dusun II, Desa Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan, Sergai. Ia ditabrak minibus saat usai mengantar temannya mengendarai sepeda motor Honda Supra X Nopol BK 2261 LM.

Menurut sejumlah saksi mata, kecelakaan maut yang terjadi pada Minggu (11/3/2018) itu berawal saat korban pulang dari pesta pernikahan rekannya di Sei Buluh. Ia kemudian pulang sambil mengantar temannya.

Saat berputar arah dari kiri hendak menyebrang, korban diduga tak memperhatikan minibus yang melaju dari Tebing Tinggi menuju Medan dengan kecepatan tinggi. “Braak!”… Sepeda motor yang dikendarai korban langsung dihantam.

Sepeda motornya terpental dan ringsek berat, sementara bapak 3 anak itu masuk ke kolong mobil dan terseret sejauh 5 meter. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung menelepon polisi.

Petugas dibantu warga kemudian mengevakuasi korban ke RS Trianda, Pasar Bengkel, Perbaungan. Di rumah sakit diketahui, korban mengalami rahang patah, robek pada kepala, kaki kiri patah dan paha kiri robek. Tak lama setelah mendapat perawatan, korban akhirnya meninggal dunia.

Pasca kejadian sopir minibus KUPJ Nopol BK 7119 DO jurusan Medan-Duri, Riau, langsung kabur. “Akibat kejadian itu pengendara sepeda motor tewas, kedua kendaran sudah kita amankan, sedangkan sopir KUPJ masih dalam pencarian,” terang Kasat Lantas Polres Sergai AKP Slamet. (one)

Loading...
loading...
Loading...