Harimau Bonita Sudah Tewaskan 2 Orang, Belum Tertangkap Juga

Bonita kepergok tim BBKSDA Riau. (foto: BBKSDA Riau via detik.com)

MEDANSATU.COM, Riau – Harimau wanita bernama Bonita yang sebelumnya memangsa seorang pekerja kebung, Jumiati, kembali memakan korban. Harimau yang berkeliaran di sekitar pemukiman warga Desa Tanjung Simpang, Pelangiran, Indragiri Hilir (Inhil), Riau, itu kali ini memangsa Yusri.

Awalnya dikira Bonita mulai jinak usai memangsa Jumiati. Pasalnya, Bonita tampak kerap duduk di pinggir jalan. Namun ternyata hewan langka itu masih buas. Saat ini petugas BBKSDA tengah berupaya menangkap Bonita karena telah menewaskan 2 orang korban.

Seperti dilansir detik.com, Senin (12/3/2018), Jumiati tewas dimangsa pada Rabu, 3 Januari 2018 lalu. Warga Sei Balai, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut), yang merantau ke Riau itu sempat memanjat pohon kepala sawit. Tapi ternyata Bonita juga bisa memanjat.

Tim yang dipimpin Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau langsung mencari harimau Bonita itu. Mereka menyisir lokasi kejadian dan membuat kotak perangkap (box trap) yang di dalamnya terdapat kambing sebagai umpan.

Segala upaya yang dilakukan tim tidak berjalan mulus. Tim tidak bisa menangkap harimau Bonita. Bahkan, pada hari ke-65, tim mengatakan dalam kondisi ‘kritis’.

“Upaya-upaya untuk melakukan evakuasi ini sudah sampai ke tahap-tahap dalam tanda petik kritis. Kritis di sini karena sudah sekian lama memakan energi, waktu, biaya, dan seterusnya, juga sampai langkah-langkah penggunaan senjata bius,” kata Kepala BBKSDA Riau Suharyono.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...