Komplotan Pencuri Baterai BTS Antar Provinsi Tercyduk Polres Taput, Awalnya Dikira…

Lima pelaku saat diinterogasi Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen SPsi MPsi. (bisnur sitompul/medansatu.com)

MEDANSATU.COM, Taput – Komplotan pencuri baterai Base Transceiver Station (BTS) tower seluler antar provinsi diciduk Polres Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut).

Sebanyak 5 pelaku dalam komplotan tersebut ditangkap Polres Taput bersama mobil yang dikendarainya Toyota Avanza warna hitam dengan nopol B 1400 JFG di SPBU Siborongborong, Kabupaten Taput.

Informasi yang dihimpun medansatu.com, Senin (9/4/2018) menyebutkan, kelima pelaku pencurian tersebut masing-masing berinisial RS (25), warga perumahan VII Baru Pematang Siantar; JWT(24), warga Tojai Lama, Pematang Siantar; SS (25), warga Jalan Singosari, Pematang Siantar; CS (32), warga Jalan Pierre Tendean, Pematang Siantar; dan PDW (27), warga Tojai Baru, Pematang Siantar.

Petugas mengamankan kelimanya karena merasa curiga dengan mobil jenis Toyota Avanza yang dikendarai pelaku karena ada kemiripan dengan mobil yang di pergunakan pelaku pembobol ATM BRI di Silangit.

Setelah petugas menghentikan mobil tersebut, lalu petugas menginterogasi kelimanya. Petugas kemudian menggeledah bagasi belakang mobil. Pada saat dilakukan interogasi inilah, kelima orang tersebut menunjukkan gerak-gerik yang mencurigakan.

Petugas selanjutnya menggeledah bagasi belakang mobil dan akhirnya menemukan puluhan kunci-kunci, baut dan dua unit baterai basah serta bekas narkoba di dalam bungkusan rokok.

Melihat situasi makin mencurigakan, lalu petugas memboyong kelima orang itu ke Mapolres Taput untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah dilakukan interogasi, ternyata kelima orang tersebut mengakui mereka adalah pencuri spesialis baterai mobil dan baterai Tower telepon seluler.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...