Sihar Sitorus Ajak Masyarakat Berpikir Rasional Hadapi Isu SARA dan Hoax…

Sihar Sitorus ketika menghadiri deklarasi relawan Horas Indonesia se- Sumatera Utara di Medan. (foto: istimewa)

MEDANSATU.COM, Medan – Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara, Sihar Sitorus, mengajak masyarakat waspadai isu Suku Agama Ras dan Antar-golongan (SARA) dan berita hoax. Meski ia meyakini bahwa masyarakat saat ini sangat bijaksana dan rasional menyikapi kedua hal tersebut.

Hal tersebut dikatakan Sihar saat menyampaikan sambutan dalam deklarasi Relawan Horas Indonesia di Wisma Mahinna Center, Jalan Rela, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi medansatucom, Senin (16/4/2018).

“Saya dengar berita hoax yang muncul dan disebarkan soal putra daerah dan Pak Djarot yang dijadikan menteri. Ini semua tidak mendasar, tidak rasional,” ungkap Sihar.

Pria berkacamata itu pun mengajak para relawan untuk berpikir logika. Ketika mereka dicalonkan memimpin Sumut dan tiba-tiba Djarot ditunjuk oleh Presiden RI Jokowi Widodo menjadi menteri dan menyerahkan kepemimpinan Sumut kepada dirinya, ini di luar logika.

“Mari kita bongkar logikanya. Bayangkan, untuk menjadi pemimpin daerah, harus memberikan kemampuannya 1.000 persen untuk daerahnya. Kenapa berita hoax-nya bukan saya yang jadi menteri? Atau saya dan Pak Djarot menjadi menteri? Yang pasti, kami berdua mengabdi untuk Sumut. Ini gosip, hoax yang jangan didengar,” jelasnya.

Maka dari itu, Sihar mengajak masyarakat berpikir rasional. Sumut yang berada posisi keempat terbesar nasional, sepatutnya dipimpin oleh pemimpin yang memiliki wawasan dan pengalaman yang luas.

“Saya ingin memberikan edukasi, bahwa Sumut adalah provinsi terbesar keempat nasional. Artinya, Sumut ini membutuhkan pemimpin yang berwawasan nasional dan berwawasan rasional. Karena Sumut berpeluang menjadi lirikan investor internasional, serta wisatawan internasional,” tegas Sihar.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...