Uang Rp 635 Juta Disimpan di Kuburan, Ini Fakta-fakta Penangkapan Komplotan Pencuri yang Otaki Wanita di Taput…

Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen SPsi MPsi didampingi Kasubbag Humas Aiptu W Baringbing (baju hitam) saat menunjukkan para tersangka dan barang bukti. (medansatu.com/bisnur sitompul)

MEDANSATU.COM, Taput – Uang sebesar Rp 635 juta itu disembunyikan di kuburan. Inilah fakta-fakta penangkapan komplotan pencuri yang diotaki seorang wanita muda di Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut).

Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen SPsi MPsi, didampingi Waka Polres Kompol T Marpaung, Kapolsek Siborongborong AKP LS Gultom dan Kasubbag Humas Aiptu W Baringbing, menggelar konferensi pers atau ekspose penangkapan para pelaku di Mapolres Taput, Rabu (18/4/2018).

AKBP Horas menjelaskan, para tersangka komplotan itu adalah Lasniroha Br Silalahi (25). Ia merupakan otak pencurian di toko pakaian korban Sunarsih Janti Permisi Br Lumbantoruan di kawasan Terminal Siborongborong, Kelurahan Pasar Siborongborong, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).

“Lasniroha-lah yang merencanakan aksi pencurian tersebut. Wanita ini sebelumnya pernah bekerja di toko pakaian milik korban Sunarsih Janti Permisi Boru Lumbantoruan,” jelas Kapolres.

Tersangka lainnya adalah Roganda Sinaga (28), yang juga suami Lasniroha Br Silalahi, Josua Lumbantoruan (23), Amri Ristua Lumbantoruan (19) dan Lamro Willy Lumbantoruan (19).
Dari rumah korban, para tersangka berhasil mencuri uang sebesar Rp 635 juta.

Petugas Polres Taput yang menerima laporan korban langsung bergerak cepat. Komplotan maling itupun berhasil dibekuk. Berikut ini detik-detik penangkapan para tersangka:

Jumat, 13 April 2018

Loading...
loading...
Loading...
Loading...