Ultimatum Walikota Medan: “Laporkan Kasek SMP Mana yang Tidak Melaksanakan…”

Walikota Medan Dzulmi Eldin. (foto: medansatu.com/ist)

MEDANSATU.COM, Medan – Walikota Medan Dzulmi Eldin memerintahkan kepada seluruh kepala sekolah (Kasek) SMP Negeri di Kota untuk mengantisipasi dan mengawasi peserta didik yang baru menyelesaikan Ujian Nasional (UN) agar tidak melakukan corat-coret seragam sekolah, konvoi maupun kebut-kebutan di jalan raya serta melakukan pesta hura-hura.

Instruksi ini disampaikan Walikota untuk mengantisipasi terulangnya kembali aksi corat-coret serta konvoi yang dilakukan para siswa SMA usai menyelesaikan UN, beberapa waktu lalu. Saat itu para siswa SMA juga mencoret-coret fasilita sumum di seputaran Lapangan Merdeka, dan berkonvoi yang menyebabkan kemacetan parah hingga malam hari.

“Saya minta seluruh Kasek SMP selaku Ketua Sub Rayon agar melakukan antisipasi dan mengawasi para siswanya yang selesai UN. Hindari mereka melakukan aksi coret-coret baju seragam sekolah maupun konvoi serta kebut-kebutan di jalan raya. Selain tidak bermanfaat, kegiatan mereka dapat mengganggu kenyamanan masyarakat pengguna jalan,” katanya, Rabu (25/4/2018).

Walikota menginstruksikan kepada Seluruh Kasek SMP Negeri agar membuat kegiatan, sehingga para anak didik usia menyelesaikan UN tidak melakukan tindakan pencoretan baju sekolah maupun konvoi di jalan. Salah satu upaya yang dilakukan, jelasnya, usai UN, para siswa diminta mengumpulkan baju seragamnya yang masih layak itu untuk disumbangkan kepada siswa kurang mampu.

Di samping itu, tambah Walikota, masing-masing kasek bisa menyedikan spanduk yang panjang dan lebar di sekolah untuk ditandatangani seluruh siswa yang baru menyelesaikan UN sebagai komitmen ingin melanjutkan pendidikan lebih tinggi.

“Dengan adanya spanduk ini, tentunya dapat mencegah para siswa melakukan aksi corat-coret baju sekolah,” ungkapnya.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...