Masyarakat Purbatua Keluhkan Soal Pertanian Saat JTP Blusukan ke Kecamatan Purbatua

MEDANSATU.COM, Taput – Masyarakat di Dusun Lobu Harambir Desa Bonanidolok, Desa Sitolu Bahal, Desa Siunggas, Desa Robean, Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), menyampaikan keluhannya kepada Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Taput nomor urut 2, DR Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat MSi dan Frengky Pardamean Simanjuntak SE Msi (JTP-FRENDS), tentang pertanian dan infrastruktur yang telah lama tidak tersentuh pembangunan.

Keluhan tersebut disampaikan masyarakat saat Paslon JTP-FRENDS melakukan blusukan dan tatap muka ke sejumlah Desa di Kecamatan Purbatua.

Rio Panggabean Anggota DPRD Taput dari Partai Demokrat selaku partai pengusung Paslon JTP-FRENDS mengungkapkan, mereka memilih pasangan ini karena memiliki komitmen dan dedikasi yang tinggi untuk membangun Taput ke arah yang lebih maju.

Rio Panggabean juga menyoroti adanya sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan bahkan Kepala Desa yang menakut-nakuti, bahkan mengintimidasi masyarakat agar memilih calon tertentu. Bila calon dimaksud tidak dipilih, maka program pemerintah seperti bantuan pertanian, program keluarga harapan dan lain-lain tidak lagi diberikan.

Bahkan lebih herannya, kata Rio Panggabean, saat ini ada dibentuk kelompok tani yang baru, khusus hanya untuk memilih Paslon tertentu, dengan diiming-imingi akan mendapatkan bantuan ternak.

“Saya minta kepada masyarakat Jangan percaya janji-janji salah satu Paslon. Itu bohong, saya yang tahu berapa anggaran untuk pengadaan ternak di Taput. Bila bantuan pemerintah dihentikan kepada saudara-saudara tanpa alasan jelas, beritahukan kepada saya. Nanti saya yang menelusurinya,” tegas Rio Panggabean.

Badiri Sitompul, seorang warga di Dusun Lobu Harambir Desa Bonanidolok, mengungkapkan bahwa dalam kurun 5 tahun terakhir pembangunan jalan dan pertanian ke Desa mereka sama sekali belum merasakan pembangunan. Begitu juga dengan pertanian, di mana mayoritas masyarakat di Desa tersebut petani kebun Coklat, Karet dan Kemenyan.

Loading...
loading...
Loading...