Soal Pemekaran Daerah, Edy Sependapat dengan DJOSS…

Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur (Cagub-Cawagub) Sumatera Utara nomor urut dua Djarot Syaiful Hidayat- Sihar Sitorus dan Pasangan Cagub - Cawagub nomor urut satu Edy Rahmayadi- Musa Rajeckshah saat acara debat publik kedua yang digelar KPU Sumut di Hotel Adi Mulia. (foto: bcl comm)

MEDANSATU.COM, Medan – Pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (DJOSS) menyatakan bahwa keputusan pemekaran daerah adalah kewenangan pemerintah pusat.

Terpenting bagi paslon nomor urut dua itu adalah percepatan dan pemerataan seluruh daerah di provinsi ini, terutama Kepulauan Nias. Demikian keterangan tertulis yang diterima medansatu.com, Kamis (17/5/2018).

Pernyataan itu pun dilontarkannya saat menjawab pertanyaan dalam debat publik kedua Pilgub Sumut, akhir pekan lalu. Di mana, Cawagub Musa Rajekshah, menanyakan pendapat Sihar soal keinginan Kepulauan Nias untuk memisahkan dan membentuk provinsi sendiri.

“Kewenangan pusat sudah mengatur kriteria bagaimana pemekaran suatu daerah. Yang terpenting dari itu, yaitu apa yang harus kita lakukan bagi Nias,” ungkap Sihar.

Sihar menegaskan, sangat disayangkan jika Kepulauan Nias memilih hengkang dari Sumut. Kekayaan yang dimiliki kepulauan yang terletak di sebelah barat Pulau Sumatera ini, sepatutnya menjadi pendongkrak investasi bagi Sumut. Sayangnya, hal tersebut belum tereksplorasi dengan maksimal.

“Nias kaya akan pariwisata, memiliki sumber daya laut yang sangat luar biasa. Tapi Nias dari berbagai indeks, berada di bawah. Ini dengan kata lain kita harus menunjukkan keberpihakan kepada Nias,” jelas pria murah senyum itu.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...