Akademisi Nilai Sihar Sitorus Paling Paham Sumatera Utara…

Calon wakil gubernur Sumatera Utara nomor urut dua, Sihar Sitorus memberikan penjelasan saat acara debat publik kedua yang digelar KPU Sumut. (foto: bcl comm)

MEDANSATU.COM, Medan – Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus dinilai jauh lebih memahami Sumatera Utara (Sumut). Hal tersebut disampaikan akademisi Karmel Simatupang saat dihubungi wartawan, baru-baru ini.

Lulusan Tunghai University, Taiwan, tersebut memaparkan bahwa Sihar dalam debat kedua menunjukkan bahwa dia putra asli Sumut lewat pemahaman yang logika dan bukan sekadar kata-kata.

Salah satu contohnya ketika Sihar menegaskan bahwa Sumut tidak pernah memiliki kemiskinan kultural. Melainkan, menurut wakil dari Djarot Saiful Hidayat tersebut Sumut sangat memiliki kekayaan kultural, seperti kearifan lokal petani kemenyan di Humbang Hasundutan (Humbahas).

“Pasangan yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menegaskan bahwa kekayaan kultural Sumut sangat banyak dan beragam. Contohnya masyarakat menjaga hutan di Humbahas dan hidup dari hutan itu sendiri. Wajar karena Sihar kan sudah melihat langsung hutannya dan pengelolaannya,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima medansatu.com, Kamis (17/4/2018).

Semestinya dipahami bahwa kemenyan itu endemik dan hanya hidup di tempat tertentu seperti dataran tinggi Toba. “Sehingga bicara kemenyan bukan bicara bibit unggul, karena itu tanaman hutan, tetapi populasi dan pengembangannya sesuai dengan kearifan lokal,” ujarnya.

Karmel yang juga aktivis Jendela Toba tersebut mengatakan bahwa hal lain yang ditunjukkan Sihar sebagai putra asli Sumut adalah pemahaman dan gagasan. Memang secara umum, pasangan Djarot-Sihar atau Djoss sudah memberikan tawaran yang realistis kepada masyarakat Sumut lewat visi dan misinya.

Namun diperkuat lagi spesifikasi masing-masing kandidat Djoss yakni Djarot dan Sihar yang bisa saling mendukung. “Pengelolaan manajemen pemerintahan dikuasai Djarot, pengelolaan pengembangan kawasan sangat dipahami Sihar. Bahkan jauh lebih unggul dibandingkan lawan politiknya,” katanya. (medansatu.com/rel/bcl comm)

Loading...
loading...
Loading...