Cowoknya Gak Tahan, Malam-malam Diembat di Rumah, Besoknya Nambah di Pinggir Sungai

Loading...
(ilustrasi/foto: liputan6)

MEDANSATU.COM, Medan – Dijemput cowok dari rumah, cewek 16 tahun 2 kali ‘digituin’. Malamnya diembat di rumah, siangnya nambah di pinggir sungai.

Inilah nasib tragis gadis tuna wicara, Melati (16)-nama samaran-keperawanannya direnggut paksa sang pacar, DP (19), setelah keduanya pacaran 5 bulan.

Korban dan pelaku tingal tak berjauhan, masih satu kecamatan, beda desa. Korban tinggal di Desa Jaba, Kecamatan Namorambe, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Sementara pelaku tinggal di Dusun III Desa Namorambe, Kecamatan Namorambe.

Informasi yang dihimpun, Kamis (24/5/2018) menyebutkan, kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Namorambe dan pelakunya telah diamankan pada Rabu (23/5/2018).

Kejadian berawal saat Selasa siang menjelang petang (22/5/2018), pelaku datang menjemput ke rumah korban untuk mengajak jalan-jalan mengendarai sepeda motor. Dijemput sang pacar, korban pun senang.

Setelah berkeliling ke sejumlah tempat, menjelang malam pelaku mengajak korban ke rumahnya yang kebetulan saat itu sedang sepi. Korban dan pelaku pun pacaran di rumah yang sedang kosong. Komunikasi mereka lakukan dengan bahasa isyarat.

Beberapa jam berdua, pelaku yang nggak tahan mulai nakal. Pada batas tertentu, korban masih membiarkannya. Namun lama-lama pelaku nggak tahan. Menggunakan bahasa isyarat, dia terang-terangan minta ‘begituan’ dengan korban.

Loading...
loading...
Loading...
Loading...