Kisah Perjalanan 28 Kg Sabu dari Malaysia-Aceh-Medan, Sebelum Ditangkap Polda Sumut…

Kapolda Irjen Pol Paulus Waterpauw saat menanyai tersangka Tarmizi. (medansatu.com/mira)

MEDANSATU.COM, Medan – Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw memimpin konferensi pers pengungkapan jaringan pengedar narkoba internasional asal Malaysia-Aceh-Medan yang ditangkap di Besitang, Langkat, Sumut, Jumat (25/5/2018).

Dalam pengungkapan tersebut berhasil diamankan barang bukti 29 bungkus narkoba jenis sabu dalam kemasan teh China merek Qing Shan dengan total berat 28,18 Kg dan 300 butir pil ekstasi, dan seorang tersangka.

Kapolda mengatakan, penangkapan dilakukan pada Minggu 20 Mei 2018 sekira pukul 20.00 WIB. “Ada informasi dari masyarakat bahwa ada dua orang laki-laki membawa narkotika jenis sabu yang melewati di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan- Banda Aceh,” terangnya.

Petugas unit 1 Subdit III Ditresnarkoba Polda Sumut langsung mendatangi TKP sesuai informasi masyarakat tersebut yang dipimpin oleh Kompol Aris Wibowo SIK. “Sekira pukul 21.00 WIB tim melihat satu unit mobil Toyota Kijang Innova warna biru Metalic Nopol BK 1878 BH melintas lalu berhenti di SPBU Besitang,” tambahnya.

Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw menunjukkan kemasan teh China Qing Shan yang berisi sabu. (medansatu.com/ist)

Begitu berhenti, seseorang yang belakangan diketahui bernama Anuwar keluar mobil dan langsung kabur. Petugas langsung mengepung mobil dan berhasil menangkap Tarmizi, warga Aceh Tamiang.

“Saat dilakukan penggeledahan ditemukan di bangku belakang mobil berupa satu buah tas warna hitam merah yang di dalamnya terdapat 19 bungkus plastik teh warna hijau bertuliskan China merek Qing Shan dan 10 bungkus plastik warna emas bertuliskan tulisan China berlogo lima bintang yang berisikan narkotika jenis sabu,” imbuhnya.

“Petugas juga sempat melakukan pengejaran terhadap Anuwar, namun yang bersangkutan tak ditemukan. Dan, dari hasil interogasi terhadap Tarmizi, sabu tersebut dikirim oleh Tengku Rizal (belum tertangkap/ DPO) yang tinggal di Malaysia,” tambahnya.

Dijelaskan Kapolda, oleh Tengku Rizal, sabu tersebut dititipkan kepada Hendra alias Hen (belum tertangkap/ DPO) untuk diserahkan kepada Anuwar (belum tertangkap/ DPO) dan Tarmizi. “Perintahnya, sabu tersebut disalurkan kepada pembeli di Medan,” ucapnya.

Baca juga
Gubah Lagu Anji untuk Sihar, Ini Pesan Pengamen Saat Djoss Pimpin Sumut

Diketahui, sebelumnya para pelaku telah melakukan kejahatan narkoba ini berulang kali. “Dengan tertangkapnya para bandar dan barang bukti sabu tersebut, kita menyelamatkan anak bangsa sejumlah 142.979 orang dengan asumsi 1 gram untuk 5 orang pemakai. Sedangkan untuk ekstasi anak bangsa dapat diselamatkan sebanyak 300 orang,” ujarnya. (medansatu.com/mira)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...