Serang Polisi Pakai Samurai, Bos Rampok Sulsel Tewas Didor…

Jasad Erik di RS Bhayangkara Makassar. (foto: ist via detik.com)

MEDANSATU.COM, Sulsel – Erik Tosepu (35), bos rampok yang selama ini meresahkan warga Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Tenggara (Sultra), ditembak mati polisi.

Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur karena Erik menyerang polisi dengan sabetan pedang samurai saat akan ditangkap. “DOR!” Erik pun roboh ke tanah.

Petugas sempat melarikannya ke rumah sakit, namun Erik keburu kehabisan napas dan tewas. Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel Kompol Suprianto membenarkan penembakan Erik.

“Dilakukan pengembangan kasus di rumah tempat persembunyiannya di Kabupaten Gowa, ET lalu berusaha menyerang anggota dengan samurai, hingga anggota kami yang terdesak melakukan tindakan terukur (tembak), saat di bawa ke rumah sakit Bhayangkara Makassar, dia meninggal dunia,” terangnya.

Kompol Suprianto mengatakan, Erick Tosepu merupakan pelaku perampokan rumah lintas provinsi. Ia tercatat sebagai perampok yang ditakuti di Makassar, Sulsel dan Sultra.

Dalam aksinya, Erik selalu membawa senjata tajam. Barang bukti itu ditemukan polisi di tempat persembunyiannya. “Di tempat persembunyian ET, kami temukan senjata tajam jenis badik dan samurai yang diduga digunakannya saat beraksi,” terangnya.

(sumber: detik.com)

Loading...
loading...
Loading...
Loading...